Islamofobia Meledak di Australia, Muslim Indonesia Ketakutan Keluar Rumah

islamofobia australia
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, oleh dua pria bersenjata simpatisan ISIS memicu gelombang ketakutan di kalangan komunitas Muslim, termasuk warga negara Indonesia (WNI) yang menetap dan menempuh pendidikan di Australia.

Bagi Neti (bukan nama sebenarnya), mahasiswi Universitas New South Wales (UNSW), hari-hari setelah serangan tersebut terasa jauh berbeda. Kampus utama UNSW di Kensington hanya berjarak sekitar delapan kilometer dari Pantai Bondi, lokasi penembakan yang menewaskan 15 orang saat perayaan Hanukkah pada 14 Desember 2025.

Sebagai perempuan Muslim yang mengenakan hijab, Neti mengaku merasakan kecemasan yang terus menghantui aktivitas hariannya. Bahkan, ia sempat ragu untuk mengantar ketiga putrinya ke sekolah.

“Saya takut keluar rumah. Kami memakai hijab dan menggunakan transportasi umum, jadi sangat mudah dikenali,” ujarnya seperti dikutip Channel News Asia, Rabu (7/1/2026).

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa dasar. Laporan Islamophobia Register Australia mencatat lonjakan insiden kebencian terhadap Muslim hingga sepuluh kali lipat hanya dalam satu pekan setelah tragedi Bondi. Bentuknya beragam, mulai dari intimidasi verbal, pelecehan fisik, hingga perusakan tempat ibadah.

Pada 18 Desember 2025, dinding Masjid Bald Hills di Brisbane dicoret simbol swastika. Di New South Wales, Dewan Imam Nasional Australia melaporkan adanya pelecehan terhadap perempuan Muslim serta aksi pelemparan potongan daging babi di pemakaman Muslim Narellan.

Hani Noor Ilahi (36), mahasiswa Universitas Western Australia di Perth, juga merasakan perubahan signifikan di ruang publik. Menurutnya, identitas agama yang tampak secara visual membuat Muslim menjadi lebih rentan.

“Bagi kami yang identitasnya terlihat, selalu ada rasa cemas saat berada di luar lingkungan Muslim. Ada kekhawatiran bagaimana orang memandang kami,” tuturnya.

Baca Juga:

Turis Indonesia Buang Sampah Sembarangan di Kuala Lumpur Bakal Didenda Rp 8,2 Juta

Kemkomdigi Dalami Penggunaan Grok AI untuk Konten Asusila, PSE Terancam Sanksi

Situasi ini diperburuk oleh maraknya disinformasi di media sosial. Pakar Islamofobia Australia, Sara Cheikh Husain, menilai banyak konten lama yang diunggah ulang dengan narasi menyesatkan pasca-serangan Bondi.

“Video-video tersebut dipelintir untuk menggambarkan Muslim dan pengungsi sebagai kelompok agresif dan pendukung terorisme,” jelasnya.

Narasi semacam itu, menurut Sara, mempercepat penyebaran stigma dan memperlebar jarak sosial di masyarakat multikultural Australia.

Pengamat terorisme Universitas Indonesia, Ridlwan Habib, menilai situasi ini sebagai pola klasik pasca-aksi teror. Menurutnya, radikalisme sering dijadikan justifikasi untuk menyasar kelompok tertentu, meskipun mayoritas Muslim justru menjadi korban.

Ia menekankan pentingnya menghadirkan narasi tandingan, salah satunya kisah Ahmed Al-Ahmed, penjual buah asal Suriah yang melakukan aksi heroik dengan melumpuhkan salah satu pelaku penembakan meski dirinya tertembak.

“Kisah seperti ini penting untuk menunjukkan bahwa terorisme tidak mewakili agama atau komunitas tertentu,” ujar Ridlwan.

Menyikapi meningkatnya ketegangan, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Sydney mengeluarkan imbauan kepada seluruh WNI di Australia untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama di ruang publik dan transportasi umum.

Sejumlah universitas serta organisasi nirlaba, termasuk Mission of Hope, juga membuka layanan dukungan psikososial dan saluran pengaduan bagi mahasiswa internasional yang terdampak secara mental maupun emosional.

Di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih, harapan komunitas Muslim tetap tertambat pada nilai multikulturalisme Australia.

“Kesan pertama saya datang ke sini adalah masyarakatnya hidup berdampingan dengan damai. Saya berharap semangat itu tetap dijaga,” tutup Neti.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Marco Bezzecchi
Hasil Practice MotoGP Australia 2026: Bezzecchi Tercepat, Marc Marquez Tempel Ketat di Posisi Ketiga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Marco Bezzecchi menunjukkan kecepatan impresif pada sesi practice MotoGP...
Prediksi Skor Lille vs Crvena Zvezda Liga Europa 2025/2026
Calvin Verdonk Ukir Dua Rekor di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Calvin Verdonk kembali mencatatkan sejarah di Liga Champions 2026/2027....
img-20261014-213402
Raperda Perseroda BPR Kota Bandung Rampung, Layanan Perbankan Bank Bandung Didorong Kian Ciamik
Panitia Khusus (Pansus) 18 DPRD Kota Bandung berhasil merampungkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)...
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

3

Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dua nama besar di dunia hiburan, Titi DJ dan Thomas Djorghi, resmi...

4

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

5

Klasemen Persib Bandung
Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sosok Wiliam Marcilio kemungkinan besar akan tampil memperkuat Persib...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-23 at 19.38
Cita Rasa Halloween: Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan Menu Spesial Haunted Feast
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dalam menyambut musim Halloween tahun ini, Swiss-Belresort Dago Heritage...
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...