BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Di tengah tren kenaikan harga smartphone akibat kelangkaan RAM global, Infinix justru memilih jalur berbeda. Lewat Infinix Note H5D, brand ini masih bermain di zona harga aman, sambil membawa peningkatan besar di sisi sistem operasi, desain, dan daya tahan baterai.
Pendekatan tersebut disorot kanal YouTube NYANTECH, yang menilai Infinix kini tidak lagi sekadar menjual spesifikasi tinggi dengan kompromi di software.
“Dulu gue kurang suka HP spek tinggi tapi OS-nya berantakan. Sekarang Infinix bisa bikin gue diam dan ngebalikin omongan,” ujar NYANTECH dalam ulasannya.
Desain iPhone-style, Tapi Tidak Asal Mirip
Secara visual, Note H5D memang tak lepas dari kesan “iponism”. Namun menurut NYANTECH, pendekatan ini tidak berhenti di tampilan semata. Infinix tetap menjaga bobot ringan di kisaran 190 gram, bodi tipis, layar curved, dan finishing yang dinilai nyaman untuk pemakaian harian.
Meski belum mengusung sertifikasi ekstrem, ponsel ini sudah dibekali IP65 dan pelindung layar Gorilla Glass 7i cukup untuk kebutuhan sehari-hari, meski belum dirancang untuk penggunaan ekstrem.
OS Jadi Kunci Pembeda
Peningkatan paling signifikan justru datang dari sisi software. Note H5D menjalankan XOS berbasis Android 16, yang disebut jauh lebih matang dibanding generasi sebelumnya.
“Tampilannya lebih fresh, nggak kaku, nggak hampa. Sekarang rasanya Infinix sudah ngejar, bahkan di beberapa level nyamain Xiaomi,” kata NYANTECH.
Infinix juga memberikan komitmen 3 tahun update OS dan 5 tahun patch keamanan, didukung tim khusus pengembangan sistem sesuatu yang sebelumnya jarang diasosiasikan dengan brand ini.
Baca Juga:
Infinix Note 8 Edge Meluncur: Baterai 6.500 mAh dalam Bodi Tipis, Desain Minimalis Bergaya iOS
Infinix GT 50 Pro Muncul di Geekbench, Sinyal Smartphone Gaming Baru Segera Rilis
Performa Aman, Bukan Flagship Killer
Note H5D menjadi ponsel pertama yang menggunakan chipset MediaTek Dimensity 2100W, yang disebut sebagai rebranding dari seri sebelumnya. Performa dinilai cukup untuk kebutuhan harian hingga gaming kasual, namun bukan untuk segmen enthusiast.
Dalam pengujian NYANTECH:
- Mobile Legends: stabil di kisaran 80–90 FPS
- PUBG Mobile: konsisten di 60 FPS
- Genshin Impact: dibatasi di sekitar 40 FPS demi menjaga suhu
Pendekatan ini dianggap masuk akal mengingat bodi yang tipis dan fokus pada efisiensi.
Baterai Jadi Nilai Jual Utama
Dengan kapasitas 6.500 mAh dan konsumsi daya yang relatif efisien, Note H5D tampil sebagai ponsel all-rounder dengan daya tahan panjang. Dalam beberapa skenario gaming 30 menit, konsumsi baterai tercatat di kisaran 5–9 persen.
Kamera dan Fitur Tambahan
Sektor kamera dinilai cukup untuk dokumentasi harian, namun belum menonjol di kondisi low-light. Perekaman video hingga 4K30 tersedia, meski stabilisasi optimal masih terbatas di resolusi Full HD.
Kesimpulan
Menurut NYANTECH, Infinix Note H5D bukan ponsel yang dirancang untuk mendobrak pasar lewat performa ekstrem atau kamera spektakuler. Nilai utamanya ada pada keseimbangan: desain modern, baterai besar, dan sistem operasi yang kini jauh lebih matang.
“Ini HP tinggal pakai. Bukan yang paling kencang atau paling jago kamera, tapi posisinya tepat dan nggak buruk buat dipertimbangkan,” tutup NYANTECH.
Bagi pengguna yang mencari smartphone harian dengan harga rasional dan dukungan software jangka panjang, Note H5D menjadi sinyal kuat bahwa Infinix sedang naik kelas perlahan, tapi konsisten.
(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Fathir Fahrezi Fardiansyah)











