Imbangi Kenaikan Harga Bahan Pokok, Sinkopdag Surabaya Gelar Operasi Pasar

pokok
Mengimbangi tak menentunya harga sejumlah kebutuhan pokok, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya secara rutin menggelar operasi pasar.(web)
-

Tidak ada video disisipkan.

SURABAYA, TM.ID : Mengimbangi tak menentunya harga sejumlah kebutuhan pokok, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya secara rutin menggelar operasi pasar.

Operasi pasar kini digelar di sejumlah pasar tradisional Kota Pahlawan, Jawa Timur, yang dijalankan setiap hari.

“Hanya saja jumlahnya di satu atau dua kecamatan,” kata Kepala Dinkopdag Surabaya Fauzie Mustaqiem Yos dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Selasa (7/2/2023).

Namun, lanjut dia, jumlah komoditas dan lokasinya tidak sebanyak seperti pelaksanaan operasi pasar beras murah. Khusus untuk beras, pihaknya telah menggelar di beberapa lokasi pasar dan kecamatan sejak 4 Februari lalu.

Menurut dia, beberapa hari ini harga beras mengalami kenaikan. Untuk itu, Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Surabaya menggelar operasi pasar.

Yos mengatakan, ada empat lokasi pasar yang digelar operasi pasar yakni Pasar Tambah Rejo, Pasar Pucang, Pasar Wonokromo, Pasar Genteng, Pasar Soponyono, Pasar Kembang, Pasar Pegirian, Pasar Sememi Baru, dan Pasar Kutisari.

BACA JUGA: Bulog Siapkan 315 Ribu Ton Beras untuk Operasi Pasar hingga Maret

Selain digelar di pasar tradisional, Yos menyebut, operasi pasar juga berlangsung di tiga wilayah kecamatan yakni, di wilayah Kecamatan Tandes, Sawahan dan Pabean Cantian.

“Harga beras (yang disediakan) sekitar Rp43 ribu-Rp46 ribu per ukuran 5 kilogram. Kami juga masih menunggu stok dari Bulog,” kata dia.

Satu di antara warga yang membeli beras murah di Operasi Pasar Tambah Rejo adalah Irma Herawati. Warga Tambaksari Surabaya ini mengaku terbantu dengan keberadaan operasi pasar yang digelar Dinkopdag Surabaya.

“Memperingan warga. Kan harga beras mahal sekarang, ada yang Rp13.000, ada yang Rp12,500 per kilogram. Ini tadi kalau dihitung tidak sampai Rp10 ribu per kilogram,” kata dia.

Irma berharap Pemkot Surabaya dapat menggelar operasi pasar dengan komoditas bahan pokok yang lain seperti di antaranya, minyak goreng dan gula.

“Sangat membantu, kalau bisa gula dan minyak juga. Dimurahkan semua bahan-bahan pokoknya,” kata dia.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026