Imbang dari Persis Solo, Bobotoh Kecewa Persib Tambah Tren Negatif

Pesan Khusus Persib Untuk Suporter PSIS
Ilustrasi Suporter Persib Bandung. (bing)

Bagikan

BANDUNG,TM.ID: Hasil imbang dari Persis Solo memperpanjang tren negatif Persib Bandung dalam empat laga terakhir. Hal itu membuat Bobotoh kecewa yang dinilai mengalami kemunduran.

Berbagai respons disampaikan Bobotoh usai laga kontra Persis Solo. Tak sedikit Bobotoh yang mencemooh permainan skuat Maung Bandung yang tampil jauh dari harapannya.

BACA JUGA: Balas Pil Pahit dari Persis Solo, Persib: Wajib Balas Dendam

Terutama Bobotoh yang datang langsung ke stadion, mereka sempat mencemooh tim Persib Bandung, tepatnya di akhir pertandingan. Seruan tak puas asal hasil tersebut juga sempat terdengar di beberapa titik tribun Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak rupanya merasakan kekecewaan yang disampaikan oleh Bobotoh. Ia pun langsung memberi respons dengan membeberkan hasil dan progres timnya setelah melewati berbagai rintangan berat.

“Sejak hari pertama kami tiba, kami berada di urutan 16 dan kami bisa naik hingga posisi kedua. Kemudian kami turun ke urutan ketiga dan ini merupakan bagian dari permainan,” imbuh Bojan dalam sesi jumpa pers usai laga.

Pria asal Kroasia itu menerangkan bahwa salah satu progres timnya ialah dari segi posisi di papan klasemen. Pencapaian itu juga sekaligus mematahkan tudingan banyak pihak, terkait tekanan yang dirasakan oleh tim Persib Bandung saat mengawali kompetisi musim ini.

“Kami justru punya hasil yang lebih bagus ketika bermain di luar kandang dan ada yang menganggap pemain merasakan tekanan ketika bermain di kandang. Itu tidak benar, hari ini kami melihat dan merasakan atmosfer yang bagus dan saya katakan tadi dalam 70 menit kami bermain fantastis,” tambah Bojan.

Namun saat timnya tengah meningkat pesat, ia merasa kondusifitas Persib mulai terganggu karena ada kesalahan di jendela transfer. Pasalnya kata Bojan, ada beberapa pemain pilar yang memilih hengkang karena alasan tertentu.

Lebih herannya lagi, kesalahan tersebut dilakukan di tim berlabel profesional yang sudah memiliki aturan jelas. Namun dirinay tak ingin terus meratapi keputusan tersebut, dengan kekecewaan dan akan berusaha memperbaiki kesalahan yang ada di skuat Maung Bandung.

BACA JUGA: Liga 1 Mau Pakai VAR, Bojan Hodak Sebut Kabar Gembira

“Lalu kemudian ada kesalahan yang seharusnya tidak terjadi di level profesional. Tentunya target kami adalah menempati posisi empat besar dan itu ingin kami raih. Namun terjadi hal-hal seperti ini dalam pertandingan dan itu normal dalam sepakbola. Saya harap di laga berikutnya bisa lebih baik dan bisa meraih tiga poin,” tutup Bojan.

(RF/Masnur)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Kesenian Gembyung Subang - YouTube Kebudayaan Subang
Kesenian Gembyung: Warisan Budaya Tradisional Kabupaten Subang
Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah
Fakta unik domba
Domba Hewan Mudah Ditipu, Gini Kata Dosen IPB!
Agnez Mo
Agnez Mo Trending di Media Sosial, Netizen Rindu Lagu Ballad Karya Sang Diva
Film Netflix
5 Rekomendasi Film Netflix, Kamu Pasti Penasaran!
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia
BPBD Kabupaten Bandung, banjir
BPBD Kabupaten Bandung: Tanggul Jebol Sungai Cikapundung Kolot Genangi Ribuan Rumah Warga
Sampah Penuhi Sungai Citarum Kiriman dari Kota dan Kabupaten Bandung
BBWS Sebut Sampah Penuhi Citarum Kiriman Kota dan Kabupaten Bandung

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.