IEU-CEPA Diproyeksi Tingkatkan Ekspor Ke Uni Eropa Dua Kali Lipat, Ini Sektor yang Paling Diuntungkan

Ekspor ke Uni Eropa
IEU-CEPA
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengatakan bahwa perjanjian Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dapat meningkatkan ekspor Indonesia dua kali lipat ke pasar Uni Eropa. Sektor industri padat karya seperti tekstil menjadi sektor yang sangat diuntungkan.

Proyeksi peningkatan kinerja ekspor ini disampaikan olej Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono.

“Bersama Pak Menko Perekonomian dan teman-teman Kadin (Kamar Dagang dan Industri) serta Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia), kita proyeksikan bisa dua kali lipat peningkatan ekspor ke Eropa,” jelas Djatmiko di Jakarta seperti dikutip dari Antara, Senin (4/8/2025),

Kementerian Perdagangan mencatat, dalam tiga tahun terakhir, kinerja ekspor Indonesia ke Uni Eropa menunjukkan tren dinamis.

Nilai ekspor Indonesia ke Uni Eropa mengalami kenaikan tertinggi pada tahun 2022 dengan nilai ekspor sebesar 21,53 miliar dolar AS. Nilai ini mengalami penurunan pada tahun 2023, sebelum akhirnya dapat naik sedikit menjadi 17,35 miliar dolar AS pada tahun 2024.

Melalui perjanjian IEU CEPA ini, Kemendag optimis dapat meningkatkan kinerja ekspor Indonesia di tahun mendatang.

Adapun Kementerian Perdagangan menjadwalkan implementasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa (IEU-CEPA) selambatnya dapat terealisasi pada tahun 2027.

Baca Juga:

Uni Eropa akan Bebaskan Tarif Ekspor CPO dari Indonesia Hingga 1 Juta Ton

Indonesia – Uni Eropa Sepakati CEPA, Buat Tarif Dagang Kedua Pihak 0 Persen

Jika telah berlaku, Djatmiko menyampaikan 95% produk yang diekspor ke Eropa akan langsung mendapatkan bebas bea masuk. Khususnya produk-produk ekspor unggulan Indonesia seperti tekstil serta sawit dan turunannya akan dapat tarif 0 persen.

“Jadi untuk apparel contohnya, dapat zero (tariff) saat Entry Into Force atau EIF (tahap pemberlakuan). Jadi alas kaki, apparel, tekstil, makanan olahan, bahkan sawit dan turunannya, semua akan dapat Entry Into Force,” ujar Djatmiko.

Menurutnya, sektor-sektor industri padat karya di Indonesia seperti tekstil, garmen, alas kaki, elektronik dan produk yang banyak digunakan akan menjadi sektor yang sangat diuntungkan dengan adanya perjanjian IEU-CEPA ini.

Untuk itu, dalam mempersiapkan Perjanjian IEU Cepa ini, Pemerintah telah menetapkan peta jalan penyelesaian IEU-CEPA. Tahapan ini dimulai dari periode September 2025 hingga kuartal II 2026 untuk penyelesaian prosedur domestik di masing-masing negara.

Selanjutnya, penandatanganan IEU CEPA ditargetkan berlangsung antara kuartal II hingga kuartal III 2026. Tahap ini akan dilanjutkan dengan proses ratifikasi dan penyusunan undang-undang oleh DPR RI pada kuartal II hingga kuartal IV 2026.

Djatmiko mengatakan perjanjian IEU-CEPA akan diteken secepatnya kuartal kedua tahun depan dengan begitu Implementasi penuh IEU CEPA ditargetkan dapat dimulai pada kuartal I 2027.

(Raidi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026