Alberto Puig Akui Honda Masih Dihantui Bayang-bayang Marc Marquez, Sulit Dapat Pebalap Selevel

Rivalitas Rossi vs Marquez
Valentino Rossi dan Marc Marquez (X/LambeResing)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Manajer tim Repsol Honda, Alberto Puig, secara jujur mengakui bahwa timnya masih belum sepenuhnya lepas dari bayang-bayang Marc Marquez. Ia pesimistis bisa mendatangkan pebalap dengan pengaruh dan kemampuan sekelas mantan juara dunia delapan kali itu dalam waktu dekat.

Meski Joan Mir berhasil meraih podium penting di MotoGP Malaysia 2025, yang menjadi sinyal kebangkitan Honda, Puig menegaskan timnya tak ingin terlena. Ia menyebut progres tersebut baru langkah awal dari proses panjang membangun kembali kekuatan Honda setelah era Marquez berakhir.

“Pasar tahun 2027 akan tidak biasa karena regulasi dan pemasok ban baru. Sulit untuk menilai motor terbaik,” ujar Puig, dikutip dari Motosan, Jumat (21/10/2025).

Sejak kepergian Marquez ke Ducati pada akhir 2023, performa Honda mengalami penurunan signifikan. Meski Mir dan Luca Marini mulai menunjukkan peningkatan, performa RC213V masih belum stabil dan jauh dari dominasi yang pernah ditunjukkan Marquez pada masa jayanya.

Puig menilai silly season MotoGP 2026, di mana mayoritas kontrak pebalap akan habis tidak akan menjadi momen mudah bagi Honda. Ia menilai faktor regulasi baru MotoGP 2027, yang melibatkan perubahan mesin dan pemasok ban, membuat banyak pebalap menahan diri sebelum memutuskan pindah.

“Marc tahu apa yang dia inginkan saat pindah ke Gresini. Benar, Honda dan Yamaha punya sejarah besar, tapi itu tidak menjamin kami bisa mendapat pebalap terbaik,” kata Puig.

Baca Juga:

Alex Marquez Dominasi Latihan Bebas MotoGP Portugal

Puig juga memuji Ducati sebagai benchmark baru MotoGP, terutama setelah Marquez sukses besar di musim debutnya bersama tim pabrikan asal Italia tersebut.

“Jika bicara stabilitas sepanjang musim, tidak ada yang mendekati Ducati,” tegasnya.

Namun, Puig menegaskan Honda kini fokus membangun ulang fondasi teknis dan struktur internal tim. Dengan adanya konsesi teknis dari Dorna bagi pabrikan tertinggal, ia optimistis Honda sedang bergerak ke arah yang benar.

Joan Mir menjadi simbol kebangkitan tersebut dengan dua podium musim ini di Motegi dan Sepang. Meski demikian, Puig sadar perubahan besar membutuhkan waktu dan investasi berkelanjutan.

“Fondasi sedang diletakkan. Kami belum puas, tapi proses ini harus terjadi,” ujarnya menegaskan.

Honda kini berada dalam fase transisi penting: memperkuat sumber daya manusia, menata strategi teknis, dan mencari pebalap yang bisa mendekati pengaruh besar Marc Marquez, sebuah tugas berat yang masih menghantui garasi Honda hingga kini.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City