Hari Keantariksaan Nasional, BRIN Ajak Matikan Lampu 1 Jam!

hari Keantariksaan Nasional
(pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Hari Keantariksaan Nasional diperingati setiap tanggal 6 Agustus, menjadi momen penting untuk merenungkan dampak polusi cahaya terhadap riset astronomi.

Berdasarkan Undang-undang No. 21 tentang Keantariksaan yang disahkan pada tahun 2013, momen ini juga mengingatkan kita pada pidato bersejarah Presiden Pertama RI Sukarno tentang tahapan revolusi luar angkasa.

Dalam rangka memperingati hari Keantariksaan Nasional, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengajak masyarakat mematikan lampu selama satu jam pada pukul 20.00-21.00.

Ini merupakan langkah kecil namun signifikan dalam mengurangi polusi cahaya.

Polusi Cahaya

Polusi cahaya merupakan pencemaran lingkungan yang sering diabaikan, namun memiliki dampak besar, terutama dalam dunia astronomi.

Cahaya berlebihan dari lampu-lampu kota dapat menghalangi pengamatan objek-objek langit yang redup, seperti bintang dan galaksi.

Hal ini terjadi di banyak kota besar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Sebagai contoh, Observatorium Bosscha di Lembang, Bandung Barat, mengalami masalah serius akibat polusi cahaya yang menghalangi pengamatan langit bagian selatan.

Dampak Polusi Cahaya Terhadap Kesehatan Manusia dan Hewan

Polusi cahaya juga memiliki efek negatif pada kesehatan manusia dan kehidupan satwa liar. Cahaya buatan di malam hari dapat mengganggu jam biologis manusia, yang dapat menyebabkan gangguan tidur dan masalah kesehatan lainnya.

Penelitian menunjukkan bahwa paparan cahaya di malam hari dapat mengganggu produksi hormon melatonin, yang bertanggung jawab dalam mengatur siklus tidur.

Selain itu, paparan berlebihan terhadap cahaya buatan dapat meningkatkan risiko kanker, obesitas, dan depresi. Bagi hewan, terutama yang aktif di malam hari, polusi cahaya dapat mengganggu perilaku alami mereka.

Pelestarian Langit Gelap

Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurangi polusi cahaya dan melestarikan langit gelap.

Beberapa di antaranya adalah penggunaan lampu yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta desain pencahayaan yang meminimalkan penyebaran cahaya ke langit.

Beberapa negara dan kota juga telah menerapkan kebijakan untuk mengurangi penggunaan lampu di malam hari.

BRIN, melalui kampanye “Matikan Lampu Sejenak,” mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan ini.

Dengan mematikan lampu selama satu jam, kita dapat memberikan dampak signifikan dalam mengurangi polusi cahaya dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan langit malam.

BACA JUGA: BRIN: Fenomena Antariksa Parade Enam Planet Sejajar Tak Berpengaruh pada Bumi

Peran Masyarakat dalam Mengurangi Polusi Cahaya

Masyarakat memiliki peran penting dalam upaya mengurangi polusi cahaya. Langkah-langkah sederhana seperti mematikan lampu yang tidak diperlukan, menggunakan lampu dengan pencahayaan yang terarah, dan memilih lampu dengan warna cahaya yang hangat dapat membantu mengurangi dampak polusi cahaya.

Selain itu, edukasi mengenai dampak polusi cahaya perlu ditingkatkan agar lebih banyak orang memahami pentingnya menjaga kondisi langit malam.

Teknologi berperan besar dalam meminimalkan polusi cahaya.  Selain itu, aplikasi dan perangkat lunak yang dapat memantau tingkat polusi cahaya di suatu area juga dapat menjadi alat penting dalam upaya konservasi langit malam.

 

(Kaje/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun