Harga Udang Anjlok Terimbas Isu Kontaminasi Zat Radioaktif

Harga Udang
Ilustrasi (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Harga udang di berbagai daerah kini dilaporkan mengalami penurunan signifikan usai terdampak oleh isu kontaminasi radioaktif beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Amerika Serikat melaporkan bahwa udang hasil ekspor dari Indonesia terkontaminasi zat radioaktif. Udang yang terkontaminasi ini diduga bersumber dari pabrik pengolahan PT Bahari Makmur Sejati (BMS Foods) di wilayah Serang, Banten.

Isu tersebut kini mulai berdampak pada industri udang dalam negeri yang menyebankan harga udang anjlok, serta penyerapan pasar terganggu.

“Harga udang di beberapa daerah sudah turun sampai 30%. Di wilayah terdampak langsung, serapan pasar menurun tajam sehingga petambak terpaksa menjual murah ke lokal,” jelas Ketua Umum Shrimp Club Indonesia (SCI), Andi Tamsil, Minggu (7/9/2025), seperti dilansir dari Kompas.

Andi menambahkan bahwa pasar lokal pun ikut terpengaruh isu kontaminasi radioaktif tersebut, menyebabkan konsumen enggan membeli udang.

“Permasalahan bersumber pada kasus terisolasi, bukan dari budidaya udang. Udang Indonesia tetap aman untuk dikonsumsi,” tegas Andi.

Meskipun Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) telah menegaskan bahwa udang Indonesia aman dari paparan radioaktif, Ia mengungkapkan bahwa kondisi saat ini cukup mengkhawatirkan.

Baca Juga:

KKP Lakukan Penelusuran Ekspor Udang Diduga Terpapar Zat Radioaktif

Waduh, Udang Indonesia Terpapar Radioaktif, Bagaimana Dampak Kepercayaan Pasar?

Salah satu Pengurus Pusat SCI melaporkan rantai pasok dari Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, hingga Riau ikut terganggu sejak pabrik pengolahan PT BMS di Banten menghentikan pembelian. 

“PT BMS menguasai sekitar 75% penyerapan hasil petambak di wilayah tersebut. Ketika mereka stop beli, agen juga berhenti beli, dan udang menumpuk. Harga dari Rp85.000 turun menjadi Rp60.000 per kilogram,” jelasnya.

Jika kondisi ini terus berlanjut, SCI menekankan bahwa petambak kecil menjadi pihak paling terdampak karena kesulitan menjual hasil panen. Untuk itu, asosiasi mendesak pemerintah segera melakukan komunikasi dengan otoritas Amerika Serikat, terutama Food and Drug Administration (FDA).

“Masyarakat kita lebih percaya FDA dibanding lembaga domestik. Sepanjang FDA belum menarik pernyataannya soal Cs137, akan sulit mendapatkan kembali kepercayaan publik domestik maupun buyer internasional,” ujarnya.

SCI pun menilai isu kontaminasi ini terus berlanjut karena belum adanya penjelasan secara resmi yang tegas dan transparan, serta disertai bukti yang jelas kepada masyarakat. Andi  pun menekankan pemerintah agar segera melakukan sosialisasi terkait hasil investigasi dari kasus kontaminasi ini.

“Perlu segera ada sosialisasi hasil investigasi agar situasi kembali normal. Jangan biarkan ketidakpastian ini berlarut, karena dampak kehilangan pasar akan sulit dipulihkan,” tegas Andi.

SCI mengingatkan, udang merupakan salah satu komoditas unggulan ekspor nonmigas Indonesia. Karena itu, penyelesaian cepat sangat krusial untuk menjaga devisa sekaligus keberlangsungan hidup petambak dalam negeri.

(Raidi/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Menu sahur
4 Menu Sahur Sehat dan Praktis untuk Anak
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sahur merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan sebelum menjalankan...

2

Praktik perjudian
4 Orang Diduga Terlibat Praktik Perjudian Ditangkap Polsek Oba Utara
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polsek Oba Utara, Polresta Tidore Kepulauan tangkap empat orang yang...

3

Desa Penglipuran
Desa Penglipuran: Oase Ketenangan di Bali yang Menjaga Harmoni Alam dan Tradisi
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pagi di Desa Penglipuran selalu dimulai dengan keheningan yang menenangkan....

4

ii
Hangatnya Lezat! favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Promo Spesial Sop Iga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Dalam rangka memanjakan lidah para pecinta kuliner khas Nusantara,...

5

Jemaah Haji Maluku Utara
Gubernur Sherly Beri Uang Saku Rp 1 Juta Untuk 1.076 Jemaah Haji Maluku Utara
MALUT, TEROPOPNGMEDIA.ID — Sebanyak 1.076 calon jemaah haji Maluku Utara (Malut) resmi dilepas...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...