Harga Pangan Dunia Naik, FAO Bongkar Dampak Perang Iran

harga pangan
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Food and Agriculture Organization (FAO) mencatat harga pangan dunia pada Maret 2026 mencapai level tertinggi sejak September tahun lalu. Kenaikan ini mengikuti lonjakan harga energi yang dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah.

Ekonom Kepala FAO, Maximo Torero, menilai lonjakan saat ini masih tertahan oleh kuatnya pasokan global, khususnya serealia.

“Kenaikan harga sejak konflik dimulai masih relatif moderat,” ujar Torero melansir Reuters, Sabtu (4/4/2026).

Namun stabilitas ini bersifat sementara. Ketika energi mahal bertahan, fondasi biaya produksi pangan ikut tertekan.

Risiko Produksi Mulai Terbentuk

FAO memberi sinyal jelas bah tekanan belum mencapai titik puncak. Jika konflik melewati fase jangka pendek, respons petani akan berubah dengan mengurangi input dan efisiensi biaya.

Dampaknya langsung: produksi berpotensi turun, pasokan menyusut, harga terdorong naik lebih agresif.

Lonjakan Terlihat di Komoditas Kunci

Indeks Harga Pangan FAO naik 2,4% secara bulanan. Tekanan utama datang dari komoditas strategis.

Harga gandum melonjak akibat prospek panen memburuk, sementara gula naik tajam karena pergeseran produksi ke etanol. Minyak nabati ikut terdorong, mengikuti tren energi dan biofuel.

Di tengah tekanan, sebagian komoditas masih menahan laju kenaikan. Jagung relatif stabil karena pasokan cukup, sementara beras justru terkoreksi akibat panen dan melemahnya permintaan.

Namun penahanan ini lebih bersifat penyeimbang sementara, bukan pembalik tren.

Energi Jadi Variabel Penentu

Krisis pangan kembali menunjukkan pola klasik: energi menjadi pemicu utama.

Kenaikan harga minyak mendorong biaya produksi, menggeser alokasi komoditas ke biofuel, dan mempersempit ruang stabilisasi harga pangan.

Dalam kondisi ini pasar pangan tidak lagi berdiri sendiri, namun bergerak mengikuti tekanan energi global.

Baca Juga:

Harga Pangan Meroket: Cabai Rawit Tembus Rp119.400, Daging Ayam dan Beras Ikut Membubung

Prabowo Bawa Pulang Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan

Inflasi Pangan Berpotensi Menguat

FAO menilai risiko inflasi pangan global masih terbuka lebar. Jika konflik berlanjut dan biaya energi tidak turun, tekanan harga akan semakin terasa pada paruh kedua 2026.

Bagi negara berkembang, situasi ini bukan sekadar kenaikan harga melainkan ancaman langsung terhadap daya beli dan stabilitas ekonomi.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun