Harga Pangan, Bawang Merah Naik Menjadi Rp35.290 Per Kg

Bapanas Sebut Harga Bawang Merah di Tingkat Konsumen Capai Rp39.090 Per Kg
Ilustrasi- Bawang Merah di Pasar Ciroyom Kota Bandung (Rizky Iman/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat harga sejumlah komoditas pangan secara umum naik per Rabu pagi, bawang merah naik Rp2.010 menjadi Rp35.290 per kilogram.

Harga Beras Premium

Berdasarkan data dari Panel Harga Bapanas pukul 07.30 WIB, harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional, beras premium naik 4,67 persen atau Rp720 menjadi Rp16.150 per kg.

Harga Beras Medium

Begitu pun beras medium naik 3,63 persen atau Rp490 menjadi Rp13.980 per kg; lalu beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog juga naik 1,99 persen atau Rp250 menjadi Rp12.790 per kg.

Harga Bawang Merah

Berikutnya komoditas bawang merah naik 6,04 persen atau Rp2.010 menjadi Rp35.290 per kg; begitu pula bawang putih bonggol naik 6,30 persen atau Rp2.530 menjadi Rp42.710 per kg.

Harga Cabai Kriting

Kemudian, harga komoditas cabai merah keriting naik hingga 20,06 persen atau Rp5.700 menjadi Rp34.110 per kg; lalu cabai rawit merah juga naik 10,83 persen atau Rp4.260 menjadi Rp43.610 per kg.

Harga Daging Sapi

Sementara itu, harga daging sapi murni turun 0,88 persen atau Rp1.180 menjadi Rp133.470 per kg; sedangkan daging ayam ras naik 11,42 persen atau Rp4.130 menjadi Rp40.310 per kg; begitu juga telur ayam ras naik 10,82 persen atau Rp3.080 menjadi Rp31.540 per kg.

Harga Keledai

Berikutnya, harga kedelai biji kering (impor) terpantau naik 4,24 persen atau Rp450 menjadi Rp11.060 per kg; begitu pun gula konsumsi naik 3,07 persen atau Rp550 menjadi Rp18.490 per kg.

Harga Minyak Goreng

Kemudian, minyak goreng kemasan sederhana naik 2,96 persen atau Rp540 menjadi Rp18.770 per kg; sedangkan minyak goreng curah turun 2,16 persen atau Rp360 menjadi Rp16.340 per kg.

Harga Tepung Terigu

Berikutnya, harga tepung terigu curah naik 5,14 persen atau Rp520 menjadi Rp10.640 per kg; lalu tepung terigu non curah naik 5,04 persen atau Rp660 menjadi Rp13.760 per kg.

Harga Jagung

Kemudian, harga jagung di tingkat peternak naik signifikan hingga 22,28 persen atau Rp1.330 menjadi Rp7.300 per kg; lalu harga garam halus beryodium juga naik 4,51 persen atau Rp520 menjadi Rp12.050 per kg.

BACA JUGA: Harga Pangan Naik, Cabai Rawit di Senin Pagi Menjadi Rp43.940 Per Kg

Harga Ikan Kembung

Berikutnya, harga ikan kembung terpantau naik 11,19 persen atau Rp4.130 menjadi Rp41.040 per kg; sedangkan ikan tongkol naik 11,31 persen atau Rp3.510 menjadi Rp34.550 per kg; lalu ikan bandeng juga naik 9,44 persen atau Rp3.120 menjadi Rp36.180 per kg.

 

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City