Harapan Tertunda: Sekolah Rakyat Situbondo Gagal Dimulai karena Sepi Peminat

Harapan Tertunda: Sekolah Rakyat Situbondo Gagal Dimulai karena Sepi Peminat
Ilustrasi (pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Tahun ajaran baru yang seharusnya menjadi babak awal bagi Sekolah Rakyat di Kabupaten Situbondo justru berujung sunyi.

Program pendidikan alternatif yang digagas pemerintah ini batal dimulai tahun 2025 karena tak satu pun warga yang mendaftar. Padahal, sekolah ini dirancang untuk membantu masyarakat yang kesulitan mengakses pendidikan formal.

Rencananya, kegiatan belajar tahap pertama akan digelar di Gedung Olahraga (GOR) Baluran, Situbondo, sebelum nantinya dipindahkan ke gedung permanen di Desa Sliwung, Kecamatan Panji. Namun, tanpa siswa yang mendaftar, proyek tersebut kini harus ditunda hingga tahun depan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo, Sopan Effendi, membenarkan kondisi tersebut.

“Kami sudah membuka pendaftaran, bahkan menyiapkan tenaga pengajar. Tapi sampai penutupan, tidak ada satu pun calon siswa yang mendaftar,” ujarnya dalam keterangan resminya, Kamis (10/10/2025).

Baca Juga:

Sekolah Rakyat Jadi Prioritas, Pemerintah Kucurkan Anggaran Rp 20 Triliun

Bupati Majalengka Geram, Proyek Sekolah Rakyat Molor dan MPLS Tertunda

Menurut Sopan, sosialisasi sebenarnya sudah dilakukan ke beberapa desa, tetapi minat masyarakat masih rendah.
Salah satu alasan yang muncul adalah ketidaktahuan warga tentang sistem belajar Sekolah Rakyat serta belum adanya rekomendasi resmi dari Kementerian Sosial, yang menjadi lembaga pengelola utama program ini.

Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, Muhammad Faisol, juga menyayangkan kondisi tersebut.
Ia menilai program ini memiliki tujuan baik, namun membutuhkan pendekatan sosial yang lebih kuat agar masyarakat memahami manfaatnya.

Pemerintah daerah memastikan bahwa program Sekolah Rakyat tidak dibatalkan, hanya ditunda. Tahun 2026, rencananya pendaftaran akan dibuka kembali dengan pola sosialisasi yang lebih luas dan melibatkan perangkat desa.

Meski tertunda, harapan masih tersisa.
Di tengah tantangan pendidikan di daerah, Sekolah Rakyat diharapkan tetap menjadi ruang baru bagi anak-anak Situbondo yang ingin belajar tanpa terbatas oleh biaya atau usia.

Penulis:

Risdawati

Universitas Langlangbuana (UNLA)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Berita Lainnya

1

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

2

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
IMG-20260721-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Lantik Empat Organisasi Pelajar, Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah