BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, melakukan kunjungan ke Kolam Renang Rano Wangun di Kompleks Olahraga KONI Sario, Kota Manado, yang terlihat tidak terawat pada Jumat (10/10/2025).
Dalam video singkat yang beredar di media sosial, terlihat Yulius meninjau langsung kondisi kolam renang atlet dengan air berwarna hijau lumut, bersama beberapa pejabat daerah.
Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @ragamsulut.id, area sekitar kolam pun tampak kotor dan tidak terurus.
Air di kolam terlihat berwarna hijau pekat, dipenuhi lumut, dan beberapa bagian bangunan terlihat rusak. Di sekeliling kolam, rumput liar dan pepohonan tumbuh liar hingga menutupi sebagian bangunan.
“Pergantian air terakhir tahun 1999,” kata penjaga kolam renang KONI Manado dalam video tersebut, dikutip Senin (13/10).
Ia menambahkan, sejak terjadi musibah dan kerusakan pada fasilitas itu, penambahan air kolam kini hanya mengandalkan air hujan.
Meski kondisinya tidak layak digunakan, dalam video berdurasi 45 detik tersebut tampak seorang pria masih berenang di kolam yang sudah berlumut itu.
Pemandangan ini menambah kesan miris di tengah kondisi fasilitas olahraga yang seharusnya menjadi tempat pembinaan atlet daerah.
Dalam video yang sama, Gubernur Yulius terlihat berjalan di sekitar area kolam sambil berdiskusi dengan pejabat yang mendampinginya.
Ia tampak menunjuk beberapa bagian fasilitas yang rusak dan memberikan arahan terkait kondisi tersebut. Kunjungan ini disebut sebagai bagian dari pemantauan fasilitas olahraga milik pemerintah provinsi.
BACA JUGA
Santri Ngaji di Kolam Renang: Netizen Heboh Lihat Aksi Tak Biasa Ini!
Kolam Renang Legendaris di Kota Bandung Masih Jadi Primadona Wisatawan
Video kunjungan Gubernur Yulius beredar luas di media sosial dan mendapat beragam tanggapan dari masyarakat. Banyak warga menilai kondisi tersebut mencerminkan kurangnya perhatian terhadap sarana olahraga di daerah.
Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar kolam renang KONI Manado itu bisa kembali dimanfaatkan oleh atlet dan warga sekitar.
(Vischa Leonita/Magang UNLA/Aak)







