Bahaya Mengintai Kesehatan di Balik Kolam Renang KONI Manado yang Tak Dikuras Sejak 1999

bahaya kesehatan Kolam renang KONI Manado ( Instagram @ragamsulut.id)
Kolam renang KONI Manado (Instagram @ragamsulut.id)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Video kunjungan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, ke kolam renang Rano Wangun di kompleks KONI Sario, Manado, pada Jumat (10/10/2025) tengah menjadi sorotan publik.

Dalam video berdurasi singkat yang diunggah akun Instagram @ragamsulut.id, tampak kondisi kolam yang kotor, air berwarna hijau pekat dipenuhi lumut, dan area sekitarnya ditumbuhi rumput liar.

Meski kolam tersebut tampak tidak layak digunakan, seorang pria terlihat masih berenang di dalam air yang penuh lumut itu. Pemandangan tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan warganet akan bahaya Kesehatan yang mengintai dari kolam yang tidak terurus selama bertahun-tahun.

Dalam video itu, penjaga kolam mengungkapkan bahwa pergantian air terakhir dilakukan pada tahun 1999. Sejak itu, air kolam hanya ditambah saat hujan turun.

“Pergantian air terakhir tahun 1999,” kata sang penjaga.

Bahaya Bagi Kesehatan

Kondisi ini membuat kolam berubah warna menjadi hijau pekat dan dipenuhi lumut. Padahal, air kolam yang tidak mengalir dan penuh lumut dapat menjadi tempat berkembangnya berbagai mikroorganisme berbahaya.

Dalam kondisi seperti itu, kolam bisa menjadi sarang bakteri, jamur, bahkan parasit seperti naegleria fowleri—amoeba yang dapat menyebabkan infeksi otak mematikan.

Selain itu, air kotor dengan kadar bahan kimia yang tidak seimbang juga dapat menimbulkan iritasi pada kulit dan mata, infeksi jamur, hingga penyakit pencernaan bila airnya tertelan secara tidak sengaja.

Kondisi ini menunjukkan betapa pentingnya perawatan rutin pada fasilitas air seperti kolam renang. Umumnya, air kolam harus diganti secara berkala untuk mencegah penumpukan bahan kimia, kotoran, dan mikroorganisme yang tidak dapat dihilangkan secara efektif oleh filter.

Tingginya kadar bahan kimia akibat sistem filtrasi yang tidak berfungsi optimal dalam menjaga keseimbangan pH dan kadar alkalinitas juga dapat menurunkan kualitas air.

Karena itu, penggantian air secara rutin menjadi langkah penting untuk memastikan kebersihan, keamanan, dan kenyamanan pengguna, sekaligus mencegah kerusakan pada sistem filter maupun struktur kolam.

BACA JUGA

Gubernur Yulius Kaget Saat Kunjungi Kolam Renang KONI Manado yang Tak Dikuras Sejak 1999

Santri Ngaji di Kolam Renang: Netizen Heboh Lihat Aksi Tak Biasa Ini!

Kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan banyak pihak. Beberapa komentar di media sosial menyebutkan bahaya bakteri dan mikroorganisme yang berkembang biak di dalam air kolam yang kotor.

“Amoeba pemakan otak berkembang biak,”

“Pernah denger amoeba pemakan otak? Hal ini beneran ada, sudah banyak kasus orang meninggal karena berenang di air kotor kayak gitu,”

Demikian tulis beberapa pengguna Instagram di kolom komentar Instagram @ragamsulut.id.

Kasus kolam renang KONI Manado menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan fasilitas publik, terutama yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Kolam renang seharusnya menjadi tempat olahraga yang menyehatkan, bukan sumber penyakit.

(Vischa Leonita/Magang UNLA/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Headline
IMG-20260725-WA0002
Wildan: Setiap Aspirasi Akan Kami Perjuangkan
IMG-20260725-WA0001
Nuryadi Tegaskan Aspirasi Warga Tak Berhenti di Reses, Siap Dikawal Hingga Masuk RKPD
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial