GMG Wujudkan Pembangunan K3 dalam Ciptakan Kondisi Kerja di Lingkungan Pertambangan

GMG Wujudkan Pembangunan K3 dalam Ciptakan Kondisi Kerja di Lingkungan Pertambangan
GMG Wujudkan Pembangunan K3 dalam Ciptakan Kondisi Kerja di Lingkungan Pertambangan (Dok. GMG)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Demi menjaga keselamatan saat bekerja PT Gunung Mas Group (GMG) membangun Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dilingkungan kerja pertambangan.

HO HSE PT Gunung Mas Group (GMG) , Herdinantyo Ari Kuswicakson mengatakan pihaknya terus menerapkan K3 dalam lingkungan kerja demi keselamatan karyawan.

“Sebagai departemen HSE kami menerapkan K3 dari awal seorang bekerja di lingkungan tambang. Pada saat sebelum bekerja para karyawan diberikan materi pentingnya keselamatan dan kesehatan pada saat bekerja berupa kegiatan induksi,” kata Ari kepada Teropongmedia, Rabu (16/4/2025).

Ari menjelaskan bahwa setiap kegiatan operasional diawasi oleh pengawas yang memiliki kompetensi untuk mengawasi keselamatan seluruh karyawan.

“Sebelum memulai pekerjaan setiap harinya dilakukan P5M (Pembicaraan Lima Menit) yang berisi tentang isue-isue keselamatan terkini dan penjabaran SOP serta JSA (Job Safety Analysis),” ucap Ari.

BACA JUGA:

PT GMG: Pentingnya Peran Inovasi Teknologi Dalam Kemajuan Industri Pertambangan

GMG Ungkap Peran Sektor Pertambangan dalam Mendorong Perekonomian Nasional

 

Menurut Ari, penerapan K3 juga ada pada kampanye berupa poster, banner, upacara K3, serta baliho yang berisi tentang pentingya K3 pada lingkungan pertambangan. Dari manajemen juga dilakukan penerapan SMKP (Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan) yang berfungsi untuk memastikan penerapan K3 pada kegiatan pertambangan berjalan secara optimal.

Selain itu, terkait peran K3 dalam membangun kepercayaan pekerja. Kata dia, dalam kegiatan penambangan terdapat berbagai risiko dan bahaya yang dapat terjadi pada karyawan, berdasarkan materi K3 yang diberikan serta kampanye K3 para pekerja dapat mengerti konsekuensi dari mengacuhkan K3 pada saat bekerja.

“Contoh konsekuensi berupa cidera, cacat, maupun kematian yang sudah dikumandangkan oleh departemen HSE dapat menyadarkan seluruh pekerja akan pentingnya K3 akan keberlangsungan hidup dengan keluarga setelah bekerja,” bebernya.

Sementara itu, pada saat bekerja pada kegiatan dan area dengan risiko dan bahaya tinggi para pekerja tentu saja memilliki keraguan dan ketakutan tertentu, dengan menyediakan JSA, IBPR (Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko), dan SOP yang jelas.

“Maka pekerja dapat mengindentifikasi seluruh risiko dan bahaya yang ada sehingga mereka mampu melakukan manajemen risiko yang sesuai dengan pekerjaan, yang tentu saja dapat memberikan rasa aman dan nyaman pada saat bekerja,” ujarnya.

PT. Gunung Mas Group juga sudah menyediakan tenaga medis, obat-obatan, serta ruang first aid yang mampu untuk melayani keluhan kesehatan maupun cidera ringan.

“Apabila terdapat masalah kesehatan maupun cidera berat kami juga sudah menyediakan ambulance yang dapat mengantarkan pekerja ke rumah sakit terdekat,” ucapnya.

Dia menyampaikan agar pekerja tetap aman dan sanksi jika melanggar K3, Berdasarkan kebijakan K3 yang sudah ada dan peraturan K3LH sudah tertera seluruh ketentuan dan peraturan perusahaan perihal K3, didalam peraturan K3LH juga sudah tertera semua tindakan disiplin yang akan diberikan kepada pekerja yang melanggar peraturan.

“Golden rules dan peraturan K3LH sudah disosialisasikan kepada seluruh pekerja dan surat komitmen pekerja juga sudah disetujui oleh seluruh pekerja untuk memastikan kepatuhan terdapat peraturan K3LH,” sebutnya.

Selain peraturan juga terdapat reward materiil bagi driver DT yang sanggup melaksanakan pekerjaan tanpa ada kecelakaan kerja yang dapat menyebabkan kerugian pada perusahaan maupun diri sendiri.

(Agus Irawan/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City