Gerindra Dukung Kepala Daerah Dipilih DPRD, Soroti Efisiensi dan Mahalnya Ongkos Pilkada

Gerindra Dukung Kepala Daerah Dipilih DPRD
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono (Instagram @sugiono_56)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Partai Gerindra menilai mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD layak dipertimbangkan sebagai solusi atas membengkaknya biaya Pilkada yang selama ini membebani anggaran daerah dan kandidat.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Sugiono, mengatakan skema pemilihan tidak langsung tersebut berpotensi menekan anggaran negara sekaligus membuka ruang lebih luas bagi figur-figur berkualitas untuk maju sebagai kepala daerah tanpa terbentur ongkos politik yang tinggi.

Menurutnya, lonjakan dana hibah APBD untuk Pilkada menjadi catatan serius. Jika pada 2015 anggaran Pilkada masih berada di kisaran Rp7 triliun, maka pada 2024 nilainya melonjak drastis hingga melampaui Rp37 triliun. Dana sebesar itu, kata dia, sejatinya dapat dialihkan untuk program yang lebih menyentuh kepentingan masyarakat, seperti peningkatan kesejahteraan dan penguatan ekonomi daerah.

Baca Juga:

Dibawah Komando Bahlil, Golkar Ingin Pilkada Dipilih DPRD

Selain anggaran negara, Sugiono juga menyoroti tingginya biaya politik yang harus ditanggung calon kepala daerah. Kondisi tersebut dinilai kerap menutup peluang bagi individu yang memiliki kapasitas dan integritas, namun tidak memiliki modal besar untuk berkontestasi.

Gerindra menegaskan bahwa pemilihan kepala daerah oleh DPRD tidak serta-merta menggerus nilai demokrasi. Pasalnya, anggota DPRD merupakan representasi pilihan rakyat melalui pemilu legislatif. Bahkan, proses pemilihan di parlemen daerah dinilai bisa diawasi publik secara lebih terfokus.

Ia menambahkan, mekanisme tersebut juga berpotensi meredam polarisasi di tengah masyarakat yang kerap muncul dalam Pilkada langsung. Meski demikian, Gerindra mendorong agar wacana ini dikaji secara terbuka dan melibatkan berbagai elemen, termasuk masyarakat, agar tidak berkembang menjadi proses yang tertutup dan elitis.

“Yang terpenting, aspirasi rakyat tetap harus terjaga dan bisa dikawal secara transparan melalui wakil-wakilnya di DPRD,” ujar Sugiono.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City