Geram Anak Tak Keterima PPDB Zonasi, Ayah di Tangerang Ukur Jarak Manual!

PPDB zonasi 15-7-2023
foto (Instagram)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TM.ID: Seorang ayah bernama Ayip Amir nampaknya geram, usai kabar tak menyenangkan lantaran anaknya tidak diterima PPDB zonasi di SMA 5 Kota Tangerang.

Tak habis pikirnya, ayah ini sampai mengukur jarak sekolah yang diinginkan anaknya secara manual. Sesuai regulasi, zonasi harus berjarak 59 meter sampai 100 meter dari sekolah yang diterima.

Ia pun mencoba menggali kebenaran jarak itu. Aksinya ini terekam kamera amatir, hingga videonya viral di jejaring media sosial

BACA JUGA: Marak Pungli PPDB SMA di Jabar, 4 Kepsek Disanksi Berat

Dari video yang beredar, Ayip mengukur jarak terdekat dari pemukiman warga ke SMA 5 Kota Tangerang.

PPDB Jalur Zonasi Diduga Ada Kecurangan

PPDB zonasi
foto (Instagram)

Setelah dirinya melakukan pengukuran, langsung tersirat kecurigaan dan kecurangan dari sistem zonasi.

“Kami sengaja membawa meteran, biar puas sekalian kita cari itu nama siswa yang tertera dari 59 meter hingga 100 meter,” ujar Ayip dalam video viral, dikutip Sabtu (15/7/2023).

Ayip merasa bingung tidak ada siswa terdekat yang mendaftarkan diri di sekolah tersebut. Bahkan, ia juga menelusuri data siswa yang diterima dari jarak dekat.

“Enggak ketemu siswanya di depan tadi, enggak ada yang daftar di SMA,” jelasnya.

“Makanya bingung ini, kacau,” ujarnya.

Video tersebut memantik reaksi komentar netizen. Netizen pun merasa skeptis dengan sistem PPDB zonasi.

“Masih mending lewat Nem atau nilai murni UN.. Terbukti kualitasnya di sekolah.. banyak sekolah favorit yg dari dulu terkenal ketat persaingannya, setelah adanya zonasi jadi menurun kualitas anak didiknya.. ini dirasakan semua guru.. namun apapun itu semoga ada jalan keluar yang bisa menjadi solusi saat ini.. semoga pendidikan Indonesia secepatnya menjadi lebih baik lago,” tulis seorang netizen.

“Orangtua yg melakukan kecurangan dan sekolah ikut juga menerima kecurangan, kasian anaknya pak, dia sekolah udah gak halal, ilmunya gak berkah… Sekolah dimanapun sama bagusnya, cuma gara2 gak di sma favorit jd berlaku curang,” timpal netizen lainnya.

(Saepul/Budis)

 

 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City