Gelombang Tinggi, Nelayan di Jepara Gagal Melaut

Gelombang Tinggi 1 November 2025
Ilustrasi-Gelombang Tinggi (bing)
-

Tidak ada video disisipkan.

KUDUS,TM.ID: Para nelayan di wilayah Pantai Utara Kabupaten Jepara dan Pati, Jawa Tengah, memilih tidak melaut karena gelombang tinggi.

“Tercatat sudah sejak bulan Januari 2023 belum melaut karena cuaca laut kurang mendukung. Gelombang laut masih cukup tinggi sehingga sebagian besar nelayan memilih menghentikan aktivitas sementara,” kata Priyo, nelayan asal Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Jepara, Kamis (16/2/2023).

Prio mengatakan, Ketinggian gelombang di laut mencapai 1,5 meter hingga 2 meteran, sehingga tidak aman untuk melaut.

Untuk itulah, kata dia, dirinya memilih tidak melaut, demi keselamatan sambil menunggu cuaca mereda baru kembali melaut.

“Kalaupun masih ada nelayan yang nekat melaut, biasanya melaut di tepi-tepi pantai untuk mencari ikan-ikan kecil,” ujarnya.

BACA JUGA: Siswi SMAN 5 Surabaya Juarai Kompetisi Sains Tingkat Dunia

Sementara nelayan yang wilayah tangkapannya antara 8-12 mil jauhnya dari tepi pantai untuk mencari ikan tongkol dan tenggiri seperti dirinya.

Suroto, nelayan asal Tayu, Kabupaten Jepara mengakui masih tetap melaut meskipun gelombang tinggi, namun melautnya dekat-dekat pantai.

“Jika sebelumnya bisa mencapai lebih dari 3 mil, maka saat ini memilih jarak yang dekat karena gelombang laut masih mencapai 2 meteran,” ujarnya.

Hasil tangkapannya, kata dia, mulai dari ikan kalapan hingga ikan kembung yang harganya bisa mencapai Rp9.000 hingga Rp13.000 per kilogram.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Inggris
Prediksi Skor Inggris vs Selandia Baru: Ujian Terakhir The Three Lions Sebelum Piala Dunia 2026
Haul Akbar Pesantren Cipasung
Ribuan Alumni Siap Hadiri Haul Akbar Masyayikh Pondok Pesantren Cipasung
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Sosialisasi dan Edukasi di Bandung, KSEI Sampaikan Perkembangan Terbaru Pasar Modal
Gensinimpact
Genshin Impact Account: Faktor yang Membentuk Akun Kuat di Era Modern Teyvat
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara