Gawat! Judi Online Jadi Ancaman Bagi Kelas Menegah Indonesia

Bareskrim Polri Ciduk Manajer Judi Online
Ilustrasi-Judi Online (Peonis paris)

Bagikan

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Tingginya angka partisipasi dalam judi online mengkhawatirkan bagi masyarakat Indonesia. Bahkan, fenomena judi online akan mempercepat penurunan kelas menengah di Indonesia menuju jurang kemiskinan.

“Judi online memang masalah serius, menurunnya kelas menegah sejak awal tahun 2024 sudah diprediksi berbagai Lembaga riset,” kata Penelitis Kebijakan Publik dari Institute for Developmen of Policy and Local Partnerships (IDP-LP) Riko Novianto, dikutip Jumat (4/10/2024).

Riko menjelaskan, informasi dari data Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan bahwa transaksi judi online selama kuartal pertama tahun 2024 mencapai Rp 600 triliun.

Bahkan, sebelumnya Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyampaikan, terdapat sekitar 4 juta penduduk yang terlibat dalam judi online, mayoritas dari kelompok usia 30 hingga 50 tahun.

Riko menegaskan bahwa upaya pemberantasan judi online seharusnya sudah dilakukan sejak lama. Namun, ia mengakui bahwa praktik ini semakin kompleks di era digital, karena sering melibatkan pihak dari negara lain.

Meskipun demikian, kata dia, dengan komitmen pemerintah yang kuta, apparat penegak hukum seharusnya mampu memberantas judi online.

“Praktek judi online yang berskala global itu artinya pelaku berada di luar negeri yang mencuri atau yang mendapat keuntungan dari uang masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

BACA JUGA: Hingga Agustus 2024, OJK Blokir 8 Ribu Rekening Judi Online

Selain itu, kekhawatiran meningkat seiring penurunan kelas menengah,yang dikhawatirkan akan membawa mereka ke strata ekonomi yang lebih rendah.Riko juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat akan bahaya judi online.

“Masyarakat Indonesia, kelas menengah khususnya,sebaiknya menghentikan kebiasaan berjudi online,” jelasnya.

Dia berharap kepada Prabowo Subianto, Presiden terpilih yang akan dilantik pada 20 Oktober 2024, untuk merancang strategi ekonomi yang solid.

Ada Tiga hal penting yang harus diperhatikan yaitu:

1. Pengendalian belanja negara yang produktif dan penghentian proyek -proyek yang boros.

2. Alokasi subsidi yang tepat dan efektif, guna menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas pasar.

3. Pengamanan aset dan kekayaan dalam negeri. Kebocoran kekayaan alam dan aset dalam bentuk apapun harus segera dihentikan.

 

“Presiden terpilih perlu melakukan strategi nyata dalam menjaga ekonomi,” terangnya.

 

(Agus Irawan/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam, Bojan Hodak Pasang Badan
Kesenian Gembyung Subang - YouTube Kebudayaan Subang
Kesenian Gembyung: Warisan Budaya Tradisional Kabupaten Subang
Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah
Fakta unik domba
Domba Hewan Mudah Ditipu, Gini Kata Dosen IPB!
Agnez Mo
Agnez Mo Trending di Media Sosial, Netizen Rindu Lagu Ballad Karya Sang Diva
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia
BPBD Kabupaten Bandung, banjir
BPBD Kabupaten Bandung: Tanggul Jebol Sungai Cikapundung Kolot Genangi Ribuan Rumah Warga
Sampah Penuhi Sungai Citarum Kiriman dari Kota dan Kabupaten Bandung
BBWS Sebut Sampah Penuhi Citarum Kiriman Kota dan Kabupaten Bandung

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.