FSGI Kecam Pemecatan Vokalis Sukatani dari Profesi Guru

vokalis sukatani
(kolase)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mengecam pemecatan terhadap vokalis band Sukatani, Novi Citra Indriyati alias Twister Angel dari pekerjaannya sebagai guru di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Mutiara Hati di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Kabar pemecatan itu muncul imbas lagu berjudul ‘Bayar Bayar Bayar’ yang dinyanyikan band Sukatani, ditarik dari peredaran. Ketua Umum FSGI, Fahmi Hatib, menilai, lagu adalah hak berekspresi sehingga tidak bisa menjadi alasan pemecatan.

“FSGI mengecam pemecatan tersebut dan menyerukan dukungan bagi pengembalian hak-hak Novi sebagai guru. Apalagi jika tugasnya sebagai guru dijalankan dengan baik dan profesional, sementara aktivitasnya berkarya sama sekali tidak mengganggu kinerja,” ujar Fahmi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/2/2025).

Fahmi mengatakan, dalam pemecatan guru ada mekanisme sesuai peraturan perundangan, yaitu UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, PP 74 Tahun 2007 tentang Guru, dan Permendikbudristek tentang Perlindungan Guru.

“Atas dugaan pemecatan tersebut, walau bisa saja Novi dipaksa mengundurkan diri, bukan dipecat dan datanya langsung dihapus dari Dapodik pada 13 Februari 2025 sebelum Sukatani membuat video permintaan maaf,” ujar dia.

“Diduga kuat dipaksa mengundurkan diri karena sekolah juga merasa tertekan, hal tersebut jelas sewenang-wenang dan diduga kuat melanggar peraturan perundangan yang ada,” lanjut dia.

Fahmi menegaskan, kebebasan berekspresi adalah hak setiap warga negara sehingga sudah sewajarnya negara turun tangan untuk melindungi warga negaranya. FSGI meminta Kemendikdasmen dan Dinas Pendidikan setempat untuk melakukan pembelaan terhadap Novi.

“FSGI mendesak pihak kepolisian untuk memberikan perlindungan tanpa tekanan kepada guru tersebut,” ujar dia.

Usai viral dan menimbulkan polemik, dua personel Sukatani memutuskan mengunggah video permintaan maaf. Selain meminta maaf pada institusi Polri dan masyarakat, dua personel yang dikenal dengan nama panggung Twister Angel dan Alectroguy juga akan menarik peredaran lagu mereka.

BACA JUGA:

Vokalis Sukatani Novi Dipecat dari Profesi Guru, Gegara Bayar Bayar Bayar?

Diduga Intimidasi Band Sukatani, 4 Anggota Ditressiber Polda Jateng Diperiksa Propam!

Pada akhir video permintaan tersebut, Alectroguy dan Twister Angel mengaku membuat video permintaan maaf itu tanpa ada paksaan dari pihak-pihak tertentu.

Sementara itu, sebelum kolom komentar unggahan permintaan maaf Sukatani ditutup, banyak musisi nasional yang membela Sukatani dan menyayangkan unggahan video permintaan maaf tersebut.

 

(Kaje/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City