BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Film Filosofi Teras, yang diadaptasi dari buku laris karya Henry Manampiring, resmi diproduksi sebagai drama keluarga yang sarat makna dengan cast pemeran yang kuat dan relevan dengan kisah aslinya. Film ini menghadirkan Sherina Munaf sebagai pemeran utama setelah ia memilih proyek ini karena kedekatan emosional dengan naskahnya, serta potensi cerita yang ingin dibagikan kepada publik.
Proyek Filosofi Teras diinisiasi oleh rumah produksi MD Pictures yang dipimpin oleh produser ternama Manoj Punjabi. Film ini dipilih karena buku Filosofi Teras telah menjadi best-seller yang mendapatkan antusias tinggi dari pembaca selama bertahun-tahun. Popularitas buku tersebut yang tetap tinggi bahkan setelah delapan tahun sejak pertama kali terbit menjadi alasan kuat adaptasi cerita ini ke layar lebar.
Dalam film ini, Sherina Munaf memerankan karakter Nea, seorang perempuan berusia 26 tahun yang mendapati hidupnya berubah total setelah ayahnya meninggal dunia. Nea kemudian menjadi tulang punggung keluarga dan harus menghadapi konflik finansial yang kompleks, termasuk cicilan kuliah adiknya serta tanggung jawab rumah tangga yang membuatnya harus menunda rencana pribadi seperti pernikahan dengan kekasihnya, Dio.
Keputusan Sherina untuk terlibat dalam Filosofi Teras bukan tanpa alasan personal. Ia mengaku tertarik sejak pertama kali membaca naskah skenario yang merangkum esensi buku tersebut. Sherina melihat kesamaan nilai dan pengalaman hidup yang membuatnya merasa terkoneksi dengan karakter Nea, sekaligus yakin bahwa cerita ini mampu memberi dampak positif serupa bagi penonton.
“Filosofi Teras itu buku yang sangat menyentuh banyak orang, bukan hanya menyentuh tapi membantu hidup mereka,” ujar Sherina, mengungkapkan alasan di balik keterlibatannya dalam proyek film ini.
Baca Juga:
Film Animasi Jumbo Bercokol di Top 6 Box Office Korea Selatan
Sinopsis Film Marty Supreme Dibintangi Timothée Chalamet, Segera Tayang di Indonesia!
Selain Sherina, jajaran pemeran film ini juga mencakup sejumlah nama besar lainnya. Aktor dan aktris seperti Ge Pamungkas, Zee Asadel, Lydia Kandou, Kiki Narendra, Rangga Nattra, Givina, Dinda Kanya Dewi, Dinda Cresheilla, Tubagus Ali, dan Ina Marika dipastikan terlibat dalam cerita keluarga yang sarat konflik dan pembelajaran tersebut.
Sutradara ternama Affandi Abdul Rachman, yang sebelumnya dikenal lewat karya-karyanya seperti Negeri 5 Menara, dipercaya untuk mengarahkan Filosofi Teras. Dia ditempatkan untuk mengatur bagaimana cerita filosofis tentang Stoikisme, sebuah konsep mengelola pikiran dan emosi dipadukan dengan narasi drama keluarga yang dekat dengan kehidupan penonton modern.
Film ini mengangkat tema yang jarang terlihat di film keluarga lokal, yaitu bagaimana seseorang menghadapi kenyataan hidup yang tak selalu berjalan sesuai harapan, serta belajar menata pemikiran tentang apa yang bisa dan tak bisa dikendalikan. Konsep tersebut terinspirasi dari filosofi kuno Stoikisme yang menjadi inti dari buku Filosofi Teras.
Menurut Manoj Punjabi, momentum mengangkat Filosofi Teras ke layar lebar sangat tepat karena relevansi pesan dan ajaran yang disampaikan buku tersebut kepada masyarakat luas, terutama generasi muda yang kerap bergulat dengan realitas hidup dan tekanan mental. Ia juga menekankan bahwa pemilihan pemain dibuat dengan cermat untuk mencerminkan karakter dan nilai yang ada dalam cerita asli buku.
Film Filosofi Teras sendiri masih dalam tahap awal produksi, dengan proses syuting yang siap dimulai segera. Belum ada tanggal pasti untuk penayangan di bioskop, namun antisipasi publik semakin tinggi mengingat keterlibatan Sherina Munaf serta cerita emosional yang diangkat.
Adaptasi buku populer ini diharapkan menjadi salah satu film Indonesia yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pesan reflektif tentang kehidupan, harapan, dan cara menghadapi tantangan dengan bijak.
(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Anggia Ananda Safitri)










