Sherina jadi Kaum Anti Mager Gegera Film Petualangan Sherina 2

petualangan sherina 2
(Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Sherina Munaf yang menjadi pemeran utama dalam film musikal “Petualangan Sherina 2” mengaku menjadi kaum antimager karena mengikuti proses syuting dari film tersebut.

Bersama dengan Derby Romero lawan mainnya, Sherina menjadi aktif bergerak karena selain harus mendalami koreografi tarian mereka juga diwajibkan mendalami koreografi aksi.

“Jadi memang ini aktingnya bertualang banget. Mengetes kemampuan tubuh. Kalau gak karena ‘Petualangan Sherina 2’ ini aku jadi kaum mager. Makasih Mba Mira dan Mas Riri karena membuat aku lebih sehat dan aktif,” kata Sherina diiringi tawa dalam konferensi pers ‘Petualangan Sherina 2″ di Jakarta, Senin (25/9/2023).

Kedua aktor utama itu sepakat bahwa tantangan terbesar dalam menyinkronkan gerakan di sekuel film itu ialah merealisasikan koreografi tari dan juga koreografi aksi.

BACA JUGA: Meli 3gp Ngaku Dipaksa Lakukan Adegan Ini, Katanya Diluar Skrip

Derby menyebut dirinya kerap tertukar antara adegan koreografi tari atau adegan koreografi aksi saat syuting tengah berlangsung.

Meski begitu, hal itu bukanlah pengalaman syuting tersulit karena untungnya koreografi gerakan merupakan bagian yang disiapkan cukup matang oleh tim Mira Lesmana dan Riri Riza itu.

Justru tantangan terbesar yang dihadapi oleh Derby ialah saat harus berdialog di atas kapal klotok mengingat dirinya juga perlu menahkodai kapal manual tersebut saat membelah sungai luas di Kalimantan.

“Soalnya pas pakai perahu klotok itu selain harus fokus buat ngemudiin, juga harus fokus dialog pas akting jadi ini yang paling susah,” kata Derby.

Secara singkat apabila diulas, koreografi tari dan koreografi aksi yang disuguhkan cukup berimbang di “Petualangan Sherina 2″ sehingga seluruhnya saat disatukan terasa pas untuk dikemas dalam durasi 2.5 jam.

Petualangan Sherina 2” akan mengisahkan kisah Sherina sebagai jurnalis dan Sadam yang berperan sebagai aktivis perlindungan satwa di Kalimantan.

Pertemuan itu terjadi karena Sherina ditugaskan untuk meliput peristiwa pelepasliaran orang utan.

Sherina dan Sadam kembali memulai petualangan saat satu anak orang utan bernama Sayu yang dilepasliarkan ternyata diculik oleh komplotan penjahat.

Keduanya harus bahu membahu kembali melakukan petualangan dalam upaya kembali mendapatkan Sayu.

Namun keduanya harus menghadapi konflik tidak hanya dari medan yang sulit serta musuh yang tangguh tapi juga perbedaan pendapat di antara mereka.

Dapatkah mereka menyelamatkan Sayu? Bagaimana relasi persahabatan Sherina dan Sadam usai bertemu kembali setelah sepuluh tahun terpisah?

“Petualangan Sherina 2” siap mengguncang bioskop-bioskop Indonesia mulai 28 September 2023.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City