Farhan Genjot Kang Pisman dan Targetkan Olah 20 Persen Sampah Akhir Tahun

Farhan Genjot Kang Pisman dan Targetkan Olah 20 Persen Sampah Akhir Tahun
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Persoalan sampah di Kota Bandung kembali jadi sorotan. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah berkejaran dengan waktu untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah, menyusul rencana evaluasi ritase pembuangan ke TPA Sarimukti yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Saat ini, Pemkot Bandung baru mampu memilah, mengolah, memanfaatkan, dan memusnahkan sekitar 150 ton sampah per hari, atau baru 10 persen dari total produksi sampah kota.

Menurutnya, angka tersebut masih jauh dari ideal, oleh karena itu, pihaknya menargetkan pada akhir tahun 2025 kapasitas pengolahan bisa meningkat menjadi 20 persen.

Baca Juga:

Dapur MBG Kota Bandung Jadi Percontohan Ekonomi Sirkular, KLHK Siapkan Dukungan Pengelolaan Sampah Organik

Wakil Wali Kota Bandung Jamin Stabilitas Pasar Ciroyom Pasca Pemadaman Listrik

“Awal tahun depan ritase sampah yang bisa masuk ke Sarimukti dipastikan akan semakin berkurang. Kalau kita tidak siap, sampah bisa menumpuk di jalan. Karena itu, akselerasi pengolahan harus dilakukan sekarang,” kata Farhan, Jumat (26/9/2025).

Farhan menekankan Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan) harus kembali menjadi gerakan besar di masyarakat.

Farhan mengungkapkan, partisipasi warga terhadap program tersebut justru mengalami penurunan. Dari sekitar 400 RW yang dulu aktif menjalankan Kang Pisman, kini hanya tersisa 300 RW yang konsisten mengelola sampah secara mandiri.

Selain itu, status Kawasan Bebas Sampah (KBS) juga merosot. Padahal sebelumnya, banyak kawasan mampu mengolah minimal 30 persen sampah rumah tangganya. Kini, angka itu turun di bawah 30 persen.

“Kalau gerakan masyarakat melemah otomatis tekanan ke TPA makin besar karena itu kita harus kebut lagi supaya Kang Pisman bisa bangkit dan KBS kembali ke jalurnya,” tegasnya.

Selain Kang Pisman, Pemkot Bandung juga memperkuat Siskamling Siaga Bencana yang terintegrasi dengan isu lingkungan. Program ini diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran kolektif warga tentang pentingnya disiplin dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah.

“Masalah sampah ini bukan hanya soal teknis pengangkutan tapi soal kesadaran, kalau semua warga mau disiplin dampaknya bukan hanya lingkungan jadi bersih tapi juga Bandung lebih siap menghadapi risiko bencana yang dipicu oleh sampah,” ujarnya.

Farhan optimistis, dengan kolaborasi pemerintah, masyarakat dan berbagai komunitas peduli lingkungan target peningkatan pengolahan sampah hingga 20 persen bisa tercapai.

Farhan juga menekankan solusi sampah tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah melainkan harus menjadi gerakan kolektif warga Bandung.

“Kalau Kang Pisman kembali hidup di setiap RW saya yakin masalah sampah bisa kita kendalikan. Bandung akan jadi contoh kota besar yang mampu mengurangi ketergantungan pada TPA,” pungkasnya.

(Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian