Farhan Desak Pemerintah Pusat Buka Lagi Bandara Husein, Pariwisata Kota Bandung Terancam Mati!

Farhan Desak Pemerintah Pusat Buka Lagi Bandara Husein, Pariwisata Kota Bandung Terancam Mati!
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dengan tegas desak pemerintah pusat buka lagi Bandara Husein (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA. ID — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, terus mendorong pemerintah pusat agar segera membuka kembali Bandara Husein Sastranegara. Langkah tersebut dinilai mendesak di tengah berbagai persoalan yang membelit operasional Bandara Kertajati, Majalengka, yang justru menjadi beban keuangan bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).

Farhan menyebut, Pemprov Jabar harus menanggung kerugian hingga lebih dari Rp60 miliar setiap tahun demi menopang operasional Kertajati. Beban tersebut dinilai tidak sebanding dengan hasil yang diperoleh.

“Saya sangat menghargai upaya Pak Gubernur yang sejak Februari berdiskusi serius dengan kami. Tapi sepertinya situasi mulai kepepet,” kata Muhammad Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis (12/6/2025).

Menurutnya, ada narasi keliru yang berkembang, pembukaan Bandara Husein hanya untuk “memanjakan” warga Bandung. Padahal, data menunjukkan mayoritas pasar penerbangan di Jawa Barat justru berada di Kota Bandung.

Baca Juga:

Satgas Yustisi Diperkuat, Farhan: Penegakan Perda Kini Lebih Tegas dan Terpadu

Skandal Kursi Sekolah di Kota Bandung, Farhan Ancam Tindak Pidana Pelaku dan Orang Tua!

“Orang ada yang bilang, ‘Ah, Husein mah buat manjain orang Bandung.’ Tapi kalau memang dianggap begitu, kenapa bukan Halim yang ditutup? Ada tokoh Pemprov malah bilang mau minta Halim ditutup, ya itu kan lucu,” ucapnya.

Farhan menegaskan, pembukaan kembali Bandara Husein bukan hanya soal kenyamanan warga Bandung, melainkan kebutuhan strategis untuk membangkitkan sektor pariwisata yang kini mengalami stagnasi.

“Kalau Husein dibuka, pariwisata Bandung akan bergerak lagi. Dan dampaknya bukan cuma buat Bandung, tapi juga untuk Jawa Barat,” ujarnya.

Farhan juga menyoroti fenomena banyaknya wisatawan yang tetap memilih terbang melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, ketimbang menggunakan Kertajati.

“Nyatanya, orang tetap ingin datang ke Bandung. Tapi karena Husein ditutup, mereka mendarat di Jakarta. Untungnya ke siapa? Ke Jakarta, bukan ke Jawa Barat,” katanya.

Farhan pun mengaku mendukung penuh pengembangan Kertajati sebagai bandara internasional jangka panjang. 

Namun, menurutnya, pembangunan itu jangan sampai dilakukan dengan mengorbankan logika pelayanan publik dan kebutuhan masyarakat Bandung.

“Bangun Kertajati itu penting. Tapi harus pakai akal sehat. Jangan korbankan kebutuhan masyarakat Bandung hanya demi ambisi jangka panjang,” pungkasnya. (Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik