Fakta Rumah Hantu Sandekala, Terinspirasi dari Kisah Nyata

Rumah hantu Sandekala
(web)

Bagikan

BANDUNG.TM.ID Risa Saraswati yang merupaka seorang YouTuber dengan channelnya Jurnal Lisa berkolaborasi dengan Otello Asia ini sempat mengadakan rumah hantu Sandekala yang lokasinya berada di 4 tempat yaitu Jakarta, Bandung, Bekasi, dan Tangerang.

Rumah hantu Sandekala ternyata rumah hantu yang terinspirasi dari buku Sandekala. Desain interiornya juga vibes Rumah Sandekala yang dibuat sangat nyata berdasarkan pada pengalaman Risa sendiri tahun 2018 lalu.

Berikut merupakan fakta rumah hantu Sandekala yang harus kamu ketahui, simak dalam artikel ini ya!

1. Hadir di 4 Kota Indonesia

Faktanya rumah hantu Sandekala ini hadir di 4 kota besar di Indonesia yaitu Bandung, Jakarta, Bekasi dan Tangerang. Lokasi pertamanya ada di Bandung, tepatnya di Piset Square Mall Bandung yang sudah berlangsung pada 5 mei sampai 5 juni 2022 lalu. Berhasil di gelar dan ramai sekali oleh pengunjung yang penasaran.

2. Sebulan Dibuka di Jakarta

Setelah saat itu sukses di Bandung, Rumah Sandekala ini kembali buka di Jakarta. Berada di FX Sudirman lantai F3, Jakarta Pusat. Wahana tersebut bisa menjadi pilihan untuk kamu dan teman-teman kamu yang ingin menikmati suasana horor.

Tidak hanya itu, pastikan kamu bukan penakut agar bisa menikmati uji nyaki sampai akhir perjalanan. CEO Otello Asia Sysan Ibrahim menegaskan, bahwa rumah sandekala ini akan buka sebulan di Jakarta.

3. Terinspirasi Dari Kisah Nyata

Wahana tersebut ternyata berdasarkan dari buku Sandekala yang dia tulis tahun 2018 oleh Risa Saraswati. Berdasarkan dari pengalaman nyata yang Risa Saraswati alami. Dulu rumah Sandekala ini sangat legendaris dan terletak di kampung kecil Jawa Barat.

Dahulu ada keluarga Sunda yang sangat terhormat. Mereka menghuni di rumah tua yang ada di kampungnya. Pemilik rumah itu dipanggi Nyai Sukma yang merupakan seorang penari dan juag sinden terkenal. Dia bekerja untuk menghidupi anak lelakinya yang namanya Bagja dan Barna.

Saat itu konflik terjadi pada Barna dan Bagja yang sudah mengunjak dewasa. Nyai Sukma sudah semakin tua, Namun, ambisinya menjadi penari ini mendorongnya untuk melakukan sebuah perjanjian terlarang dega setan.

4. Konsepnya Berbeda

Wahana ini memiliki konsep yang berbeda. Mereka tidak menghadirkan pocong, kuntilanak, dan juga genderuwo yang sangat menakutkan. Risa menghadirkan sosok yang ada di dalam bukunya tersebut. Ada 10 ruangan yang pengunjung akan melewatinya.

Ruangan itu membawa pengunjung ke lokasi kejadian yang ada di cerita Sandekala. Tidak hanya itu, setiap ruangannya juga menghadirkan tokoh, cerita, dan karakter yang berbeda.

BACA JUGA: Kisah Rumah Hantu Darmo Sampai Diangkat Menjadi Film

(kaje)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Kesenian Gembyung Subang - YouTube Kebudayaan Subang
Kesenian Gembyung: Warisan Budaya Tradisional Kabupaten Subang
Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah
Fakta unik domba
Domba Hewan Mudah Ditipu, Gini Kata Dosen IPB!
Agnez Mo
Agnez Mo Trending di Media Sosial, Netizen Rindu Lagu Ballad Karya Sang Diva
Film Netflix
5 Rekomendasi Film Netflix, Kamu Pasti Penasaran!
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia
BPBD Kabupaten Bandung, banjir
BPBD Kabupaten Bandung: Tanggul Jebol Sungai Cikapundung Kolot Genangi Ribuan Rumah Warga
Sampah Penuhi Sungai Citarum Kiriman dari Kota dan Kabupaten Bandung
BBWS Sebut Sampah Penuhi Citarum Kiriman Kota dan Kabupaten Bandung

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.