Fakta Bubuk Koya yang Perlu Orang Tahu

Fakta bubuk koya
(Freepik)

Bagikan

BANDUNG,TM.ID: Saat menikmati soto Lamongan, tidak lengkap rasanya tanpa taburan bubuk di atasnya. Bubuk koya namanya, telah menjadi ciri khas yang melekat pada hidangan ini. Meskipun berbentuk bubuk, banyak yang salah mengira bahwa bubuk koya terbuat dari kedelai yang dihaluskan atau remahan keripik.

Namun, tahukah kamu bahwa bahan utamanya sebenarnya berbeda? Mari kita simak fakta bubuk koya  yang menarik ini.

1. Terbuat dari Dua Bahan Sederhana

Fakta bubuk koya
(Freepik)

Fakta bubuk koya pertama adalah bahan utama dalam pembuatan bubuk koya. Banyak yang mengira bahwa bubuk ini terbuat dari kedelai yang sudah kita haluskan karena aromanya mirip dan warnanya hampir sama. Namun, nyatanya kedelai bukanlah bahan utamanya.

Bubuk koya terbuat dari dua bahan, yaitu kerupuk udang dan bawang putih goreng. Kedua bahan ini digabungkan dan dihancurkan hingga menjadi bubuk dengan tekstur halus.

Namun, tidak semua jenis kerupuk udang atau bawang putih goreng cocok untuk membuat bubuk koya yang lezat. Kerupuk udang dengan sedikit kandungan udang tidak akan menghasilkan cita rasa gurih yang khas pada bubuk koya.

Begitu pula dengan bawang putih goreng yang digoreng terlalu lama, bisa memberikan rasa pahit pada bubuk koya.

2. Digunakan dalam Tiga Hidangan Indonesia 

Fakta bubuk koya
(Wikimedia Commons)

Fakta bubuk koya selanjutnya adalah sering ada dalam tiga hidangan Indonesia.Pertama, soto Ambengan yang populer di Surabaya. Soto ini menggunakan bubuk koya sebagai taburan.

Soto ini memiliki kesamaan dengan soto Lamongan, dengan bumbu kunyit yang khas dan bubuk koya sebagai pelengkapnya. Kedua, lontong cap gomeh, sebuah hidangan yang merupakan hasil perpaduan budaya Tionghoa dan Indonesia.

Lontong cap gomeh juga lengkap dengan taburan bubuk koya. Hidangan ini terdiri dari lontong, opor ayam, sambal goreng hati, acar, dan pindang telur.

3. Rasa dan Aroma Hidangan

Fakta bubuk koya
(Wikimedia Commons)

Fakta bubuk koya berikutnya mempengaruhi rasa dan aroma makanan tersebut. Terbuat dari kerupuk udang dan bawang putih goreng, bubuk koya memberikan karakteristik yang berbeda pada hidangan. Meskipun bubuk koya mengubah sedikit warna hidangan menjadi lebih gelap, namun rasanya tetap terasa khas.

Ketiga hidangan yang menggunakan bubuk koya umumnya berkuah. Kehadiran bubuk koya pada hidangan tersebut memberikan kekentalan pada kuah, memberikan sensasi yang berbeda.

Nikmati kelezatan hidangan-hidangan tersebut dengan taburan bubuk koya yang khas, dan hadirkan sensasi cita rasa Indonesia yang autentik dalam setiap suapan Anda.

BACA JUGA: Penting, Ketahui Tips Memilih Makanan Warteg!

(Kaje)

 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam
Performa Robi Darwis Dapat Sorotan Tajam, Bojan Hodak Pasang Badan
Kesenian Gembyung Subang - YouTube Kebudayaan Subang
Kesenian Gembyung: Warisan Budaya Tradisional Kabupaten Subang
Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah
Fakta unik domba
Domba Hewan Mudah Ditipu, Gini Kata Dosen IPB!
Agnez Mo
Agnez Mo Trending di Media Sosial, Netizen Rindu Lagu Ballad Karya Sang Diva
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia
BPBD Kabupaten Bandung, banjir
BPBD Kabupaten Bandung: Tanggul Jebol Sungai Cikapundung Kolot Genangi Ribuan Rumah Warga
Sampah Penuhi Sungai Citarum Kiriman dari Kota dan Kabupaten Bandung
BBWS Sebut Sampah Penuhi Citarum Kiriman Kota dan Kabupaten Bandung

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.