Evaluasi Kondisi Fisik, Jorge Martin Jalani Tes Pribadi di Catalunya

Jorge Martin (Foto: MotoSport)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Setelah menjalani masa pemulihan selama tiga bulan akibat cedera, pebalap Jorge Martin akhirnya kembali mengendarai motor dalam sesi uji coba pribadi yang digelar di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Kamis (3/7/2025).

Tes ini menjadi tahap awal dalam proses evaluasi menyeluruh guna menentukan kesiapan fisiknya untuk kembali berlaga di ajang MotoGP.

Dalam sesi yang berlangsung di tengah suhu ekstrem yang mencapai lebih dari 40 derajat Celsius, Martin menuntaskan 68 putaran atau sekitar 280 kilometer dengan menggunakan motor supersport Aprilia RSV4, yang memiliki tenaga mencapai 220 horsepower.

Uji coba ini mendapat izin terbatas dari tim medis dan manajemen Aprilia, setelah Martin menjalani serangkaian pemeriksaan awal pekan ini di bawah pengawasan Dokter Ángel Charte.

Meskipun tulang rusuk dan tulang belikat Martin belum sepenuhnya pulih, tim medis menyatakan bahwa secara umum kondisinya cukup stabil untuk menjalani tes non-kompetitif.

“Secara keseluruhan, kondisinya tergolong baik. Walaupun belum mencapai kebugaran maksimal, hasil uji coba hari ini menunjukkan respons positif,” ujar perwakilan dari tim Aprilia.

Perlu dicatat bahwa meskipun ini merupakan tes resmi pertama sejak insiden di GP Qatar pada 13 April lalu, Martin sempat terlihat menunggangi motor dalam acara Aprilia All Star di Misano pada 1 Juni.

Namun, kegiatan tersebut dilakukan tanpa persetujuan medis dan berujung pada teguran dari tim dokter.

Baca Juga:

CEO Ducati Ungkap Alasan Kecelakaan Marc Marquez di MotoGP Spanyol

Martin dijadwalkan kembali menjalani sesi uji coba lanjutan pada Jumat (4/7/2025) di lokasi yang sama. Evaluasi dua hari ini ditujukan untuk mengukur ketahanan fisik serta kesiapan performa sebelum memasuki tahap selanjutnya.

Tahap penentuan berikutnya akan dilakukan pada Senin mendatang di Klinik Dexeus, Barcelona, tempat Martin akan menjalani pemeriksaan medis lanjutan.

Jika dinyatakan layak secara medis, ia dijadwalkan mengikuti tes resmi bersama tim MotoGP Aprilia di Sirkuit Misano pada Rabu pekan depan.

Tes Misano akan menjadi indikator terakhir dalam proses penilaian apakah Jorge Martin dapat tampil pada Grand Prix Republik Ceko, yang akan digelar pada 20 Juli 2025.

Kondisi Jorge Martin kini menjadi sorotan utama di paddock MotoGP, mengingat statusnya sebagai juara dunia bertahan.

Kesiapannya untuk kembali berkompetisi tidak hanya penting bagi tim Aprilia, tetapi juga akan memengaruhi dinamika perebutan gelar musim ini.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

5

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Headline
IMG-20260725-WA0002
Wildan: Setiap Aspirasi Akan Kami Perjuangkan
IMG-20260725-WA0001
Nuryadi Tegaskan Aspirasi Warga Tak Berhenti di Reses, Siap Dikawal Hingga Masuk RKPD
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial