Johann Zarco Tutup Musim MotoGP dengan Rekor Kelam, Terbanyak Jatuh Sepanjang 2025

Johann Zarco (Foto: dok.MotoGP).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Musim 2025 menjadi perjalanan yang penuh ironi bagi Johann Zarco. Di satu sisi, pembalap LCR Honda itu mengalami salah satu momen paling emosional dalam kariernya melalui kemenangan sensasional di rumah sendiri, Le Mans. Namun di sisi lain, ia justru menutup tahun sebagai pembalap MotoGP dengan jumlah kecelakaan terbanyak, 28 kali terjatuh dalam 22 putaran.

Jumlah itu hampir dua kali lipat dari catatan jatuhnya pada 2024, dan setara dengan rekor rookie Pedro Acosta musim lalu, meski Acosta mencatat dua insiden lebih banyak.

“Biasanya saya cukup konsisten, tapi musim ini berkata lain,” ujar Zarco, melansir MotoGP, Selasa (18/11/2025).

“Saya kehilangan terlalu banyak poin di paruh kedua. Itu membuat saya kecewa,” lanjutnya.

Baca Juga:

Johann Zarco Frustrasi, Honda Masih Terjebak di Masa Lalu MotoGP

Zarco mengakui bahwa kemenangan di Le Mans seakan menjadi pedang bermata dua. Euforia besar itu tidak ia hapus dari memori, namun setelahnya ia justru melewati periode yang jauh lebih sulit dari yang ia bayangkan.

“Kalau memikirkan yin dan yang, kemenangan di Prancis adalah puncaknya. Tapi setelah itu, tantangannya sangat berat. Podium di Silverstone memberi harapan, tapi kenyataannya saya banyak terjatuh,” ucapnya.

Meski diterpa rentetan insiden, Zarco tetap menjadi pembalap Honda dengan posisi klasemen terbaik: peringkat ke-12, unggul enam poin dari Luca Marini. Menariknya, Marini hanya mengalami tiga kecelakaan sepanjang musim, perbedaan yang sangat mencolok, meski ia juga sempat absen karena cedera akibat kecelakaan uji coba superbike di Suzuka.

Zarco menilai musim 2025 memberikan pelajaran penting terkait tuntutan fisik dan mental dalam kalender terpanjang MotoGP.

“Dua puluh dua balapan itu menantang. Menjaga tubuh dan pikiran tetap bugar sepanjang tahun tidak semudah kelihatannya,” ujarnya.

Sebagai catatan, jumlah kecelakaan resmi MotoGP hanya dihitung dari sesi grand prix, tidak termasuk insiden saat tes.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun