Ekspor Produk UMKM Lebih Mudah dengan 5 Komponen Ini

Foto - Web - Teten Masduki Menteri Koperasi dan UKM RI

Bagikan

JAKARTA,TM.id : Pemerintah menjanjikan akan terus memberikan kemudahan untuk ekspor produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui kebijakan ekosistem ekspor.

“Di dalam ekosistem ekspor ini mempertemukan agregator dan pelaku UMKM ekspor yang didukung lembaga pembiayaan ekspor seperti Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan BNI Xpora, termasuk pertemuan bisnis antara agregator dengan UKM,” ungkap Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki, melansir Antara, Kamis (15/12/2022).

Selanjutnya, pengembangan kapasitas dan kemampuan ekspor UMKM itu juga disertai dengan pendampingan dan fasilitasi standardisasi. Begitu juga dengan sertifikasi ekspor produk UMKM seperti Organic, HACCP, BRC, ISO, hingga pembentukan Rumah Produksi Bersama.

Ketiga adalah fasilitasi buyer mapping (pemetaan pembeli) dan market intelligence (kemampuan menganalisa pasar) untuk produk berbahan alami ke pasar Eropa.

Keempat, kolaborasi perluasan pasar dengan Diaspora Indonesia yang menjadi agregator, di antaranya pasar Norwegia, kerja sama dengan Kadin dalam bentuk Indonesia Trading House di Swiss, hingga kolaborasi antara KemenkopUKM, Kementerian Agama, Kementerian Perdagangan, dan Kadin, untuk pemenuhan kebutuhan jemaah haji dan umroh.

BACA JUGA: Ini Tiga Isu Utama yang Bakal Dibahas Dalam Rakornas Parekraf

Kemudian yang kelima adalah perluasan pasar melalui platform e-commerce seperti Shopee, Lazada, dan Amazon. Keenam, adanya katalog promosi digital UKM potensial ekspor melalui website https://smesta.kemenkopukm.go.id.

“Mengingat banyaknya jumlah UMKM dan tidak semua UMKM memiliki kapasitas SDM yang memadai untuk mengekspor produk, maka KemenkopUKM menekankan pengembangan agregator. UMKM yang berhasil mengekspor produk didorong untuk menjadi agregator agar membantu UKM lainnya dalam mengekspor barang,” ujar Teten.

Teten menambahkan, pemerintah menargetkan kenaikkan kontribusi ekspor UMKM nasional di kisaran 17 persen pada 2024.

Target tersebut, tentu memerlukan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak seperti yang saat ini dilakukan BNI Xpora dan Bea Cukai untuk mendorong kontribusi ekspor UMKM di Indonesia.

“Saya berharap Xpora International Logistic & Trade Expo 2022 dapat menjadi model yang diterapkan di daerah lain dan memacu semangat UMKM untuk melakukan ekspor,” tukasnya.

 

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Olimpiade Internasional
Olimpiade Internasional Esports 2025 akan Digelar di Arab Saudi
ASN Tak Netral Sanksi Pemecatan
ASN Tak Netral, Siap-siap Dapatkan Sanksi Pemecatan
Dali Wassink Dikremasi
Jenazah Dali Wassink DiKremasi Netizen Penasaran dengan Agamanya
Hari Kejaksaan
Ini Sejarah Peringatan Hari Kejaksaan
Wahana Pasar Malam
Yuk, Nostalgia 5 Wahana Pasar Malam yang Pernah Eksis!
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Update E-Faktur 4.0 dan Website e-Nofa Resmi Dirilis, Apa Saja yang Baru?

3

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

4

Jakarta Bhayangkara Presisi Juara Putra Proliga 2024 Setelah Kalahkan LavAni

5

Amankan Demo BEM SI di Kawasan Istana Negara, Polisi Siagakan 1.231 Personel
Headline
Gol Cepat Ramadan Sananta
Gol Cepat Ramadan Sananta Tak Mampu Mengantarkan Persis Solo Meraih Kemenangan Atas PSM Makassar
bella hadid adidas
Didesak Israel, Adidas Terpaksa Hapus Foto Bella Hadid
simbara luhut ott kampungan
Luncurkan SIMBARA, Luhut Sebut OTT KPK Kampungan!
tiket sheila on 7
Luar Biasa, Tiket Tambahan Konser Sheila On 7 Ludes Terjual!