BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung telah memberikan usul inovatif melalui aplikasi e-Selamat, sebagai sarana untuk membeli hewan kurban yang terpercaya.
Aplikasi tersebut dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam memastikan kelayakan dan kesehatan hewan kurban. Setiap hewan kurban yang telah melalui pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan layak akan dipasangi kalung sehat dengan kode batang (barcode).
Dengan memindai kode batang menggunakan aplikasi e-Selamat, warga dapat mengakses berbagai informasi penting mengenai kondisi hewan.
Keunggulan Aplikasi e-Selamat
Melansir laman Pemkot Bandung, berikut sederet kelebihan membeli hewan kurban lewat e-Selamat:
BACA JUGA: Teliti Membeli Hewan Kurban, Waspada Terpapar Penyakit Zoonosis
1. Memastikan Kesehatan Hewan
Aplikasi ini memungkinkan warga untuk memantau kesehatan hewan kurban secara real-time. Tim pemeriksa hewan kurban dari DKPP Kota Bandung melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan hewan kurban bebas dari penyakit dan layak untuk dikurbankan. Hewan yang telah lulus pemeriksaan akan dipasangi kalung sehat yang mengindikasikan status kesehatannya.
2. Transparansi Informasi
e-Selamat, juga transparansi informasi mengenai hewan yang semakin terjamin. Warga dapat melihat detail informasi seperti usia hewan, riwayat kesehatan, dan hasil pemeriksaan terakhir hanya dengan memindai kode batang pada kalung sehat. Ini memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi warga dalam memilih hewan kurban.
3. Kemudahan Akses
Ketiga, dirancang agar mudah diakses oleh semua kalangan. Melalui smartphone, warga bisa memindai kode batang dan langsung mendapatkan informasi yang diperlukan. User interface yang sederhana dan intuitif memastikan setiap pengguna, termasuk yang awam terhadap teknologi, dapat menggunakan aplikasi ini dengan mudah.
Testimonial
Seorang warga Kelurahan Cisaranten Wetan Kecamatan Cinambo mengungkapkan, aplikasi e-Selamat sangat membantunya dalam memilih hewan kurban.
“Alhamdulillah, sangat membantu sekali dengan aplikasi ini. Kita yang awam jadi tahu mana hewan yang sehat mana yang enggak,” ujarnya.
(Saepul/Budis)