Dukung WFH Pasca Lebaran, Wakil Ketua MPR Tekankan Efisiensi BBM Tanpa Ganggu Ekonomi

WFH ASN DKI
ilustrasi WFH (Pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menyatakan dukungannya terhadap rencana penerapan kebijakan work from home (WFH) setelah Lebaran sebagai langkah untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global.

Menurutnya, pengurangan mobilitas masyarakat, terutama kalangan pekerja, akan berdampak signifikan terhadap penghematan penggunaan BBM secara nasional.

“Tentu kebijakan ini menghemat konsumsi BBM secara nasional karena berkurangnya mobilitas masyarakat, khususnya pekerja,” ujarnya.

Eddy juga menilai bahwa jika kebijakan serupa diterapkan pada sektor pendidikan, maka potensi penghematan energi akan semakin besar karena aktivitas perjalanan masyarakat semakin berkurang.

Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan agar kebijakan tersebut tidak menghambat laju perekonomian. Ia menekankan bahwa sektor industri dan manufaktur harus tetap berjalan normal demi menjaga stabilitas ekonomi.

“Roda perekonomian jangan sampai melambat, khususnya sektor industri dan manufaktur yang perlu tetap beroperasi,” tegasnya.

Baca Juga:

Tanggapan Legislator Soal WFH ASN Saat Arus Balik Lebaran

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam sidang kabinet di Istana Negara mengusulkan langkah penghematan energi, termasuk opsi penerapan WFH sebagai respons terhadap kondisi global.

Rencana tersebut kemudian dikonfirmasi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang menyebut kebijakan WFH akan mulai diterapkan setelah Lebaran, dengan skema satu hari dalam sepekan. Kebijakan ini akan diberlakukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga dianjurkan bagi sektor swasta.

Pemerintah juga akan melibatkan kementerian terkait guna memastikan pelaksanaan kebijakan berjalan efektif.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kebijakan WFH satu hari dapat memberikan efisiensi energi tanpa mengorbankan produktivitas kerja. Ia menjelaskan bahwa skema tersebut dirancang untuk menjaga keseimbangan antara fleksibilitas dan kinerja.

Ia juga menambahkan bahwa penerapan WFH, misalnya pada hari Jumat, berpotensi menciptakan akhir pekan panjang yang dapat mendorong aktivitas konsumsi rumah tangga sekaligus memberi dampak positif bagi sektor pariwisata.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City