Duduk Perkara Mantan Dosen UIN Malang Disebut ‘Cabul’ oleh Tetangga, Akibat Salah Kaprah?

dosen uin malang cabul
(Instagram/mohammad_imammuslimin)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Polemik mantan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Imam Muslimin (Yai Mim) terus bergulir. Baru-baru ini, dirinya angkat bicara mengenai tuduhan dugaan pencabulan yang belakangan menyeret namanya oleh tetangganya sendiri, wanita bernama Sahara.

Dalam pernyataannya, ia menyebut, hal itu hanyalah bentuk kesalahpahaman yang dipicu oleh konflik pribadi dengan tetangganya tersebut.

Persoalan itu,  menurutnya tidak hanya menyangkut tuduhan tidak senonoh, tetapi juga berkaitan dengan sengketa tanah wakaf yang masih bergulir.

Eks akademisi UIN Malang itu menceritakan, kejadian bermula saat Sahara mengantarkan makanan ke rumahnya. Saat itu, istri Yai Mim tengah menjalankan ibadah haji. Anak Sahara, bernama Sepim, yang masih kecil, kebetulan sedang bermain di rumahnya.

“Sepim itu anak dari Ibu Sahara, masih kecil. Karena si Sepim ini masuk ke rumah, Ibu Sahara ngikutin sambil bawa nasi. Katanya masakannya enak sekali,” ujar Yai Mim dalam tayangan kanal YouTube Denny Sumargo, Selasa (30/09/2025).

Ia menuturkan, bahwa Sahara sempat mengunci pintu rumahnya untuk mencegah anaknya keluar. Namun, Yai Mim menolak pintu dikunci, mengingat ia sedang sendirian di rumah tanpa kehadiran istri.

“Saya bilang jangan dikunci, katanya (Sahara) biar Sepim enggak keluar,” kata Yai Mim.

Lalu, kata Ya Mim, setelah aktivitasnya dengan naik ke lantai tiga untuk mencuci pakaian. Saat itu, ia hanya mengenakan celana pendek, seperti kebiasaan hariannya di rumah. Tanpa diduga, Sahara menyusul ke lantai atas dan memergokinya, lalu berteriak menuduh dirinya “cabul”.

“Mendengar suara itu saya kaget, lalu lari ke balkon sebelah supaya tidak terjadi fitnah,” katanya.

Yai Mim menyatakan bahwa pemahaman antara dirinya dan Sahara mengenai definisi “cabul” mungkin berbeda. Menurutnya, Sahara mungkin menilai seorang pria yang mengenakan pakaian minim di rumah bisa dikategorikan cabul, sementara baginya hal tersebut merupakan sesuatu yang biasa dilakukan di ranah pribadi.

Saat kejadian, suami Sahara disebut sedang berada di depan rumah. Yai Mim mengaku khawatir jika teriakan Sahara memicu kesalahpahaman, namun situasi tak berlanjut karena Sahara langsung turun dan keluar rumah.

Setelah kejadian tersebut, menurut Yai Mim, permasalahan terus bergulir dan semakin rumit. Sahara kemudian mengunggah rekaman video pertengkaran mereka ke media sosial, yang menimbulkan perhatian publik.

BACA JUGA:

Warga Kompak Usir Eks Dosen UIN Malang: Ini Sanksi Sosial!

Viral! Dosen UIN Malang Ribut dengan Warga, Bawa-bawa Mahasiswa

“Ini persoalannya bergulir, kemudian Ibu Sahara posting (video) bertengkar, itu baru muncul setelah datang ke rumah beberapa kali,” kaya Yai Mim.

Tak hanya persoalan tuduhan pencabulan, Yai Mim juga diketahui berselisih dengan Sahara mengenai status tanah yang diklaim sebagai tanah wakaf. Perselisihan ini bahkan sudah melibatkan warga sekitar di Perumahan Depag III, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru.

Mediasi yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (30/9/2025) pun harus ditunda karena Yai Mim tidak dapat hadir. Pihak kelurahan berencana menjadwalkan ulang proses mediasi tersebut.

Warga disebut mengangkat beberapa isu dalam mediasi itu, seperti status lahan yang diklaim sebagai wakaf, dugaan pemindahan patok batas tanah, hingga kabar pengusiran dan larangan salat berjemaah di musala.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026