DPRD Kota Bandung Bilang Kondisi Pasar Kordon Perlu Direvitalisasi

DPRD Kota Bandung Mendukung Revitalisasi Pasar Kordon Kota Bandung. (Foto: Rizky Iman/Teropong Media)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung dari fraksi partai Golongan Karya (Golkar) Edwin Senjaya mengatakan, kondisi pasar kordon memang memerlukan revitalisasi ataupun di pindahkan.

“Karena kan disitu kondisinya sudah sangat-sangat audit, kita ingin setiap pasar tradisional yang ada itu di kemas,” kata Edwin Senjaya, Sabtu (2/3/2024).

BACA JUGA: Persib Bandung Main Brilian Kata PSIS Semarang

Edwin juga menyebut, agar masyarakat yang berbelanja di pasar kordon tersebut merasa aman dan nyaman. Sebab, sejauh ini pasar tersebut di gelar di pinggir jalan, ia khawatir akan mengganggu lalu lintas dan membahayakan para pedagang atau pembeli.

“Supaya warga masyarakat yang pergi belanja disitu kan merasa nyaman, merasa aman kalau disitu di pinggir jalan, berlalu-lalang kendaraan, ini kan juga bisa saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, makannya kita akan mendorong kalau memang itu memungkinkan,” ucapnya.

Edwin mengatakan, belum lama ini ada beberapa usulan terkait pasar kordon tersebut yang akan di pindahkan ke dekat wilayah puskesmas. Namun, hingga saat ini usulan tersebut belum di realisasikan.”Nah ini kita mungkin saja ada perubahan-perubahan yang lain, kan disesuaikan juga nanti dengan anggaran yang ada, tapi intinya saya mendorong kalau misalnya akan ada wacana pembangunan atau revitalisasi pasar kordon,” ujarnya.

Adapun rekayasa lalu lintas tersebut, menurutnya, perlu ada koordinasi dengan pihak kepolisian, dan Dinas Perhubungan (Dishub).

Menurutnya kepolisian dan Dishub yang lebih berkompeten dalam melaksanakan rekayasa lalu lintas.

“Kalau kita Dewan sifatnya mendukung saja selama hal positif kan untuk masyarakat, apalagi di jam pagi, sore, banyak yang berangkat kerja, sekolah pulang kantor, pulang sekolah, disitu sudah sangat luar bissa kesdaannya,” imbuhnya.

Menurutnya, wacana yang belum terealisasi disebabkan karena terhalang oleh Covid-19 selama tiga tahun terakhir dan keuangan di Kota Bandung pada saat itu sangat minim.

BACA JUGA: Harga Beras Ugal-ugalan, Pemkab Bandung Gelar Gerakan Pangan Murah (GPM)

“Nah sekarang kita sudah mulai kembali stabil, nah kita lihat mungkin idealnya nanti di pemerintahan yang baru di tahun 2024-2029, itu juga nanti harus dituangkan di RPJMD,” kata dia.

Laporan Wartawan Kota Bandung: Rizky Iman/Masnur

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City