DPR Makin Menyala Desak MA Usut Hakim PN Surabaya yang Bebaskan Ronald Tannur

Hakim Erintuah Damanik
(Instagram/@erintuah._)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — DPR RI tak henti berupaya membongkar kasus vonis janggal Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, yang membebaskan Gregorius Ronald Tannur atas dakwaan pembunuhan terhadap kekasihanya Dini Sera Afriyanti.

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil meminta Mahkamah Agung (MA) untuk membentuk Majelis Kehormatan Hakim untuk mengusut majelis Hakim PN Surabaya.

Muhammad Nasir menegaskan Majelis Kehormatan Hakim harus memeriksa para hakim PN Surabaya yang telah memutus bebas Ronald Tannur.

Untuk diketahui, Greagorius Ronald Tannur adalah anak dari Edward Tannur, seorang Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Ketika vonis bebas itu kan menimbulkan kecaman, kritikan, dan juga kekhawatiran terhadap vonis tersebut. Nah harapan saya mudah-mudahan, maka Mahkamah Agung bisa membentuk Majelis Kehormatan kemudian memeriksa (hakim). Memeriksa hakim itu tentu mendalami,” tegas Nasir dalam keterangan rssmi Parlementaria, Rabu (31/7/2024).

Nasi yang merupakan politisi PKS ini menilai, Majelis Kehormatan Hakim adalah upaya untuk menjawab keresahan publik, sekaligus mengetahui akuntabilitas para hakim terkait penegakan hukum.

Ronald Tannur divonis bebas Majelis Halim PN Surabaya yang diketuai oleh Erintuah Damanik. Jejak rekam Erintuah Damanik pun kini menjadi sorotan publik atas putusan-putusan yang penah dibuatnya.

Meskipun ada kasasi, lanjut Nasir, tetapi dalam rangka menjawab keresahan publik itu, ia meminta MA untuk melakukan pemeriksaan sebagai langkah antisipasi.

“Kalau pemeriksaan Majelis Kehormatan ini ternyata ada sesuatu, maka ini akan berdampak terhadap putusan kasasi yang diajukan oleh Kejaksaan. Jadi harapan saya begitu,” tegasnya.

BACA JUGA: Bebaskan Ronald Tannur, Komisi III DPR Desak MA dan KY Periksa Hakim PN Surabaya

Lebih lanjut, Legislator Dapil Aceh II ini menerangkan berbagai upaya hukum perlu dilakukan guna memberikan kesamaan di mata hukum dan juga bisa memberikan rasa keadilan bagi korban.

“Seharusnya sejak awal, pengadilan tinggi itu memberikan perhatian,” tegasnya.

Sebab, kasus ini melibatkan anak seorang Anggota DPR RI, meskipun tidak ada kaitannya. Karena semua orang sama di depan hukum, tetapi karena Ronald Tannur adalah anak seorang Anggota DPR, maka butuh atensi.

“Agar putusannya nanti itu bisa memberikan rasa keadilan,” ujar Nasir.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026