Dosen UNIBI Edukasi dan Lestarikan Pencak Silat via Buku Augmented Reality

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Upaya pelestarian budaya pada era digital terus membutuhkan pendekatan yang relevan dengan generasi muda. Menjawab tantangan tersebut, tim pengabdian masyarakat dari perguruan tinggi melaksanakan program “Silat Dalam Genggaman: Buku Literasi Augmented Reality untuk Edukasi dan Pelestarian Pencak Silat Panglipur Pamager Sari”, sebuah inovasi media literasi budaya yang menggabungkan buku ilustrasi dengan teknologi Augmented Reality (AR).

Program ini berangkat dari realitas bahwa metode pewarisan tradisional pencak silat—yang selama ini mengandalkan transmisi lisan dan latihan langsung—mulai menghadapi keterbatasan dalam menjangkau generasi muda yang tumbuh sebagai pembelajar visual dan digital. Padahal, Pencak Silat tidak hanya merupakan seni bela diri, tetapi juga sarat dengan nilai filosofi, pendidikan karakter, dan kearifan lokal yang penting untuk diwariskan lintas generasi .

Melalui pendekatan desain partisipatif, program ini melibatkan secara aktif komunitas Perguruan Pencak Silat Panglipur Pamager Sari, Padepokan Pasir Ipis, Desa Jayagiri, Lembang, sebagai mitra utama. Para sesepuh, pelatih, dan anggota muda paguron berperan sebagai pemilik sekaligus kurator pengetahuan—mulai dari sejarah, filosofi, hingga jurus-jurus pencak silat—yang kemudian dialihwahanakan ke dalam narasi visual dan konten digital interaktif .

Luaran utama program ini adalah buku komik literasi interaktif berbasis Augmented Reality, yang memungkinkan pembaca tidak hanya membaca cerita dan ilustrasi, tetapi juga memindai halaman tertentu menggunakan gawai untuk menampilkan animasi gerak jurus, video wejangan sesepuh, serta penjelasan filosofis secara audio-visual. Pendekatan ini dirancang untuk meningkatkan keterlibatan, pemahaman, dan ketertarikan generasi muda terhadap pencak silat sebagai warisan budaya takbenda.

Baca Juga:

UNIBI Gelar Wisuda ke-18 Tahun 2025 dan Kukuhkan 349 Lulusan

Prodi Ilmu Komunikasi dan DKV UNIBI Gelar PKM Reaktualisasi Usik Sanyiru Padanan Melalui Film Dokumenter dan Workshop Literasi Digital

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi inovasi seni perguruan tinggi yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (DIKTISAINTEK). Program ini dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI) yang dipimpin oleh Ketua Pelaksana, Nichi Hana Karlina, S.Sn., M.Ds., bersama anggota peneliti Nugraha Sugiarta, S.S., M.I.Kom. dan Aggi Panigoro, S.E., M.M. Kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV), yaitu Ariel Antarestya, Eva Kartika, Raihan Ichlas, Sani Nasril, dan Sandy Bagas, serta bekerja sama dengan mitra Perguruan Pencak Silat Panglipur Pamager Sari.

“Saya bersama teman-teman dosen dan mahasiswa ingin mengimplementasikan inovasi dan seni yang kita pelajari untuk pelestarian kebudayaan, khusunya Pencak Silat Panglipur sehingga estafetnya berjalan dari generasis ke generasi karena menggunakan teknologi AR yang saat ini sedang banyak digunakan,” ujar Nichi Hana Karlina selaku Ketua Pelaksana.

Selain produksi buku AR, kegiatan program juga mencakup sosialisasi dan kick-off meeting bersama mitra dan perangkat desa, Focus Group Discussion (FGD) perancangan konten, pelatihan literasi digital dan storytelling bagi komunitas, serta pendampingan hingga peluncuran buku sebagai media edukasi dan dialog antar generasi. Program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan produk budaya inovatif, tetapi juga memperkuat kapasitas komunitas dalam mendokumentasikan dan mengomunikasikan warisan budaya mereka secara berkelanjutan .

Ke depan, Silat Dalam Genggaman diproyeksikan menjadi model percontohan literasi budaya digital berbasis komunitas yang dapat direplikasi pada seni tradisi lain di Indonesia. Dengan memadukan tradisi, desain, dan teknologi, program ini menegaskan bahwa pelestarian budaya bukan sekadar menjaga masa lalu, tetapi juga merancang masa depan yang tetap berakar pada nilai-nilai luhur bangsa.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City