BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kemenangan Timnas Indonesia tampaknya masih meninggalkan rasa pahit bagi media asal Bahrain. Bahkan salah satu media lokal, GDN Online, menyarankan agar salah satu pemain Timnas Indonesia yakni Justin Hubner dilarang bermain di Liga Bahrain.
Dalam pertandingan sebelumnya yang berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk Indonesia, Hubner tampil luar biasa. Bersama Jay Idzes dan Rizky Ridho, ia sukses menjaga lini pertahanan Garuda tetap solid tanpa kebobolan.
Justin Hubner Dicap Sombong oleh Media Bahrain
Justin Hubner tampil sangat agresif dalam pertandingan kontra Timnas Indonesia lawan Timnas Bahrain, ia juga beberapa kali melakukan tekel krusial dan berperan penting bagi timnas.
Tapi gaya bermain spartan bek Wolves U21 itu justru malah mendapat kritik tajam dari media Bahrain karena dianggap memiliki sikap sombong.
“Dia bertingkah seperti pemain bintang, tidak menunjukkan rasa hormat kepada pemain kami. Hubner seharusnya dilarang bermain di Liga Bahrain. Dia pemain yang sombong,” tulis media Bahrain, GDN Online.
Justin Hubner juga beberapa kali terlibat friksi dengan pemain Bahrain, termasuk insiden di mana ia menjegal kiper Ebrahim Lutfalla saat tim lawan bersiap melakukan serangan balik.
BACA JUGA:
Pencuri Jersey Marselino Terungkap, Arya Sinulingga Usul Blacklist Nonton Timnas
Kevin Ray Mendoza Ingin Susul Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
Mantalitas Hubner
Di mata suporter Timnas Indonesia, Justin Hubner justru menjadi salah satu pemain yang diidolakan karena berkat keberaniannya dalam mengambil keputusan besar.
Sebagai kapten Wolves U21, Hubner juga tidak ragu bermain keras dan berduel sengit dengan lawan. Hal ini terbukti dari kartu merah yang ia terima saat menghadapi Arab Saudi, ia juga menunjukkan tekadnya untuk terus berjuang di lapangan.
Dedikasinya untuk Timnas Indonesia pun bukan main-main. Usai pertandingan tersebut, Hubner langsung mengeluarkan pernyataan tegas melalui akun Instagram-nya:
“Ini yang terjadi ketika Anda tidak menghormati kami.” tulis Hubner.
Pesan itu langsung mengacu pada pertemuan pertama di mana kemenangan Timnas Indonesia sempat “dirampok” akibat keputusan kontroversial wasit, dan juga memperlihatkan betapa besarnya rasa loyalitas dan semangat juang Hubner untuk Garuda.
(Haqi/Usk)