Densus 88 Ungkap Sebaran Provinsi dengan Anak Terpapar Ideologi Ekstrem

Densus 88 Ungkap Sebaran Provinsi dengan Anak Terpapar Radikalisme True Crime Community
Senjata yang ditemukan di di area SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, usai insiden ledakan yang terjadi pada Jumat siang, 7 November 2025. (Instagram/info.jaksel)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap sebaran wilayah anak-anak yang terpapar paham radikal melalui konten digital berkedok True Crime Community (TCC). Temuan ini menunjukkan bahwa ideologi kekerasan ekstrem telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia, dengan total 70 anak berusia 11–18 tahun teridentifikasi terpapar.

Berdasarkan pemetaan Polri, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah anak terpapar terbanyak, yakni 15 orang. Posisi berikutnya ditempati Jawa Barat dengan 12 anak, disusul Jawa Timur sebanyak 11 anak. Data ini menegaskan bahwa wilayah dengan tingkat aktivitas digital tinggi menjadi sasaran utama penyebaran ideologi ekstrem.

Sementara itu, puluhan anak lainnya tercatat tersebar di sejumlah provinsi di luar tiga wilayah tersebut. Penyebaran yang merata ini memperlihatkan bahwa ancaman radikalisme digital tidak lagi bersifat lokal, melainkan telah menjangkau lintas daerah melalui platform daring.

Polri menyebutkan, konten TCC yang beredar tidak hanya menyajikan kisah kriminal, tetapi juga menyelipkan narasi ideologis yang mengarah pada Neo-Nazi dan supremasi kulit putih. Paparan tersebut perlahan membentuk ketertarikan terhadap kekerasan, bahkan membuat sebagian anak mulai memahami jenis dan fungsi senjata berbahaya.

Kondisi ini dinilai berbahaya mengingat anak-anak dan remaja masih berada dalam tahap perkembangan psikologis. Kebutuhan akan identitas dan pengakuan sosial membuat mereka rentan menerima narasi ekstrem tanpa proses berpikir kritis yang memadai.

Baca Juga:

BNPT Awasi Game Online Roblox untuk Cegah Radikalisasi Anak

Pengkaji budaya dan media Universitas Muhammadiyah Surabaya, Radius Setiyawan, menilai fenomena ini sebagai dampak dari perubahan cara produksi dan distribusi makna di ruang digital. Menurutnya, simbol-simbol kekerasan kini dikemas secara lebih halus dan sulit dikenali.

“Ekstremisme tidak selalu hadir dalam bentuk ajakan terbuka. Ia dibungkus lewat meme, estetika visual, atau diskusi komunitas yang tampak netral, sehingga remaja menyerapnya tanpa memahami konteks ideologis dan sejarahnya,” ujar Radius, dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (10/1/2026).

Saat ini, Densus 88 tengah melakukan pendampingan terhadap 68 anak di 18 provinsi yang diduga kuat telah terpapar dan berpotensi melakukan tindakan kekerasan, sebagai langkah pencegahan dini menghadapi ancaman radikalisme digital di kalangan generasi muda.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...

2

IMG_8753_11zon-1_11zon-scaled-3
Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyat
Teriakan massa yang merasa prihatin dengan keadaan negara tercinta yang semakin hari semakin memprih...

3

Kairissta Chaniago
Ini Penyebab Kematian Selebgram Kairissta Chaniago, Kerabat: ENGGAK YAA, Bukan Karena Diving!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kabar duka datang dari dunia hiburan tanah air. Selebgram Kairissta...

4

IMG-20250714-WA0008-1
Saat Matahari Pulang
BANDUNG, SUAR MAHASISWA AWARDS  — Potret indah sebuah senja di tepi pantai yang memukau mata dan...

5

IMG_7418-1-1-scaled-1
Menepi di Ujung Hari
BANDUNG, SUAR MAHASISWA AWARDS — Bukan bangku taman yang rindang, bukan pula ruang tunggu yang...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...