Dana Hibah Pendidikan Islam Kemenag, Ini Penjelasannya

Dana hibah pendidikan islam kemenag
Pertemuan Kemenag dengan Lembaga Mitra Pendidikan Indonesia (Foto: Kemenag RI)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Kementerian Agama (Kemenag) telah membahas dana hibah Pendidikan Islam bersama lembaga Mitra Pendidikan Indonesia (MPI/LEG) di Jakarta, 13 Februari 2024 lalu.

Pertemuan tersebut fokus membahas tiga agenda, yaitu System Capacity Grant, Multiplier Grant Indonesia, dan Co-coordinating Agency.

Setidaknya ada 17 lembaga mitra yang hadir, yaitu:

  1. BSKAP Kemendikbudristek,
  2. GPE (Global Partnership for Education),
  3. Article 33 Indonesia,
  4. ADB,
  5. DFAT Australia,
  6. Islamic Development Bank (IsDB),
  7. JPPI,
  8. LP Ma’arif NU,
  9. Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah,
  10. Save The Children Indonesia,
  11. SMERU,
  12. Semua Murid Semua Guru,
  13. The World Bank,
  14. UK FCDO,
  15. UNICEF Indonesia,
  16. Yayasan Plan International Indonesia,
  17. PSPK.

BACA JUGA: Kemenag Luncurkan Terjemahkan Al-Quran dalam 26 Bahasa Daerah Indonesia

Adapun penjelasan dari ketiga agenda yang dibahas, sepetti dijelaskan berikut ini:

Pertama, System Capacity Grant, yaitu program dana hibah yang menjadi bagian dari Kesepakatan Pra Kesepakatan yang dijalankan UNICEF.

Tujuan dari System Capacity Grant yakni melakukan diagnostik bidang pendidikan setelah pelaksanaan program dengan anggaran $700.000.

Kedua, Multiplier Grant Indonesia, yaitu jumlah bantuan dana yang bisa diakses dari program GPE sebesar $50 juta untuk mendukung pelaksanaan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Ketiga, Co-coordinating Agency,yaitu lembaga yang dibentuk oleh anggota MPI sebagai badan penghubung atau koordinasi program antara coordinator yaitu Kemedikbud dan Kemenag.

Dirjen Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, jejaring pendidikan dilakukan sebagai ikhtiar membangun peradaban.

Semua pembangunan baik itu pembangunan infastruktural, pembangunan ekonomi ataupun lainnya boleh jadi akan sia-sia kalau pembangunan pendidikan terhenti.

“Kita memahami bahwa pendidikan adalah hal yang paling substantif sehingga kita menyambut baik keinginan bersama untuk melakukan upaya-upaya peningkatan kapasitas dari siswa melalui GPE yang hari ini akan dilakukan pembahansan dimana tahun lalu kita telah melakukan diskusi yang kaya akan gagasan-gagasan yang inovatif dan implementatif,” ungkap Muhammad Ali Ramdhani, dalam keterangannya.

Hadir juga, Adindito Aditomo (Kepala Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek), Rohmat Mulyana Sapdi (Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam) Suhadi (Sekretaris Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan).

Selanjutnya Ali Ramdhani mengatakan, kekuatan MPI dengan lembaga-lembaga yang mempunyai consern kuat dalam bidang pendidikan harus bergandengan tangan.

Rapat digelar untuk mengingatkan kembali komitmen bersama yang telah dibangun dalam upaya menghadirkan layanan pendidikan yang terbaik.

Pendidikan yang diharapkan bukan hanya memberikan dampak kecerdasan semata tetapi juga dampak-dampak yang lain.

Ali menegaskan bahwa dirinya menerima amanat dari Menteri Agama RI, bahwa madrasah tidak hanya menjadi wahana pendidikan tetapi juga bisa memitigasi persoalan kemasyarakatan.

“Hadirnya madrasah jangan sampai menjadi menara gading yang indah dan elok hanya di pelupuk mata tetapi juga menjadi mercusuar untuk menerangi kegelapan malam,” tegasnya.

Saat ini, jelas dia, telah disusun partnership compact sebagai pegangan dan acuan bersama, tetapi dokumen akan menjadi sekedar dokumen, jika tanpa tautan hati.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
WhatsApp Image 2026-07-20 at 20.30
BPJS Kesehatan Wilayah V Percepat Transformasi Digital, Permudah Akses Layanan JKN bagi Masyarakat Jabar
Berita Lainnya

1

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025