Dampak Banjir, Warga Tamansari Bogor Gelar Unjuk Rasa

Warga bogor unjuk rasa
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Puluhan warga dari tiga desa di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Camat Tamansari pada Kamis (10/7/2025). Aksi ini dipicu oleh dampak banjir bandang yang melanda wilayah mereka di kaki Gunung Salak.

Dalam aksinya, warga mendesak Camat Tamansari dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk menghentikan proyek pembangunan perumahan yang mereka nilai sebagai penyebab banjir. Selain itu, warga menuding pihak desa dan kecamatan telah lalai karena membiarkan pembangunan tersebut berjalan tanpa mengantongi izin resmi.

Aksi protes tersebut diikuti oleh puluhan warga dari Desa Tamansari, Sukaluyu, dan Sukajaya, tiga wilayah yang terdampak bencana banjir bandang. Sambil membawa poster, massa menyuarakan penolakan terhadap pembangunan perumahan oleh PT Prima Mustika Candra (PMC), yang dinilai dilakukan secara sembrono.

Pembangunan itu disebut telah menggusur sekitar 150 hektare lahan pertanian di ketiga desa, padahal hingga kini belum mengantongi izin yang sah. Salah satu perwakilan warga menyebut bahwa proyek tersebut menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya banjir bandang di kawasan lereng Gunung Salak.

“Banjir terjadi cukup parah. Ini merupakan dampak dari pembangunan yang tidak memperhatikan aspek lingkungan,” ungkap Ali.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, banjir bandang menerjang kawasan jalanan di lereng Gunung Salak pada akhir pekan lalu. Peristiwa tersebut memicu kepanikan warga dan menyebar luas di media sosial.

Ali menilai bahwa pemerintah kurang optimal dalam melakukan pengawasan terhadap proyek pembangunan di wilayah tersebut, yang pada akhirnya memicu kerusakan lingkungan seperti banjir.

“Sangat jelas dari dampak pembangunan yang dilakukan, dari mulai ketidak jelasan perizinan, aksi premanisme serta efek dari pembabatan ribuan pepohonan dampaknya sangat luar biasa dan membuat warga khawatir akan dampak tersebut. Kami meminta agar pembangunan dihentikan dahulu” lanjutnya.

Baca Juga:

Banjir Bogor Terjang Rumah Sakit, Pasien Diungsikan

3 Wilayah Kota Bekasi Terendam Banjir Kiriman dari Bogor

Camat Tamansari, Yudi Hartono, menyatakan bahwa pihaknya akan meneruskan aspirasi dan tuntutan warga kepada Pemerintah Kabupaten Bogor. Ia mengakui bahwa sebagian lahan yang sedang dikerjakan oleh pengembang belum sepenuhnya mengantongi izin resmi.

Dari keseluruhan proyek pembangunan yang berlangsung di tiga desa, hanya wilayah Desa Tamansari yang telah memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), sementara dua desa lainnya yaitu Sukajaya dan Sukaluyu, masih belum memiliki izin tersebut.

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
WhatsApp Image 2026-07-20 at 20.30
BPJS Kesehatan Wilayah V Percepat Transformasi Digital, Permudah Akses Layanan JKN bagi Masyarakat Jabar
Berita Lainnya

1

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025