JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Daihatsu Indonesia angkat bicara menyoal isu miring yang dinarasikan, bahwa Daihatsu akan bertransisi merek ke Toyota yang beredar di media sosial.
Bahkan, beredar pula keterengan layaknya keterangan pers jenama asal Jepang tersebut, seolah menjadi penguat berita miring itu.
Setelah menelusuri ke situs resmi Daihatsu Motor Corporation, ternyata keterangan itu tidak ada.
Terkait kabar itu, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengeluarkan pernyataan, untuk meluruskan kabar burung itu.
“Kami tegaskan, bahwa informasi tersebut adalah tidak benar dan prinsipal kami DMC (Daihatsu Motor Corporation) tidak pernah mengeluarkan informasi seperti yang beredar saat ini,” tegas Sri Agung Handayani.
Ia pun menegaskan, Daihatsu Indonesia tidak ada perubahan operasional dan akan berjalan seperti semestinya.
“Daihatsu di Indonesia, berjalan seperti biasa tidak ada perubahan apapun,” pungkasnya melansir Liputan6, Jumat (04/04/2025).
BACA JUGA:
Skandal Toyota Masih Belum Surut, Terkini Sejumlah Mobil Terdampak
Toyota bZ3X Laris Manis di China, 10.000 Unit Terjual dalam Satu Jam!
Diberitakan sebelumnya, Jagat otomotif dihebohkan dengan pernyataan dari pengguna media sosial X, yang menyebut status merk Daihatsu akan beralih ke Toyota dalam Tahun 2025 ini.
Bahkan, unggahan tersebut tampak mencantumkan rilis resmi dari jenama Jepang tersebut terkait pengumuman , seolah mengonfirmasi bahwa seluruh produk, termasuk layanan purna jual, akan berpindah. Namun, setelah penelusuran lebih jauh, kabar tersebut bisa dikatan belum ada pembenaran.
Dalam akun X@SelebtwitMobil, cuitan tersebut, disertakan unggahan yang mencantumkan rilis berita dari Daihatsu, yang menyebutkan bahwa seluruh produk dan operasi Daihatsu akan berubah menjadi Toyota, dan semua diler Daihatsu akan beralih menjadi diler Toyota.
“SELAMAT TINGGAL SAHABATKU, 1951-2025. Dimulai dari sekarang, semua produk Daihatsu, pelayanan, dan mitra akan transisi ke Toyota,” tulis akun tersebut.
Rilis yang disebutkan dikeluarkan pada 1 April 2025. Dalam rilis itu, tertuang bahwa transisi merek ini merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan efisiensi operasional di bawah perusahaan induk Toyota Motor Corporation.
Dijelaskan pula, bahwa seluruh model kendaraan baru yang meluncur mulai sekarang akan mengusung nama Toyota, serta dealer dan pusat layanan Daihatsu akan mulai melakukan rebranding.
“Transisi ini diharapkan dapat diselesaikan sepenuhnya oleh akhir tahun ini,” bunyi rilis tersebut. Lebih lanjut, dijelaskan bahwa layanan garansi, suku cadang, dan dukungan purna jual bagi pelanggan Daihatsu yang sudah ada akan tetap berlanjut tanpa gangguan melalui jaringan Toyota.
Namun, mengingat surat tersebut diterbitkan pada 1 April, yang dikenal sebagai Hari April Mop—hari di mana orang sering membuat lelucon atau kabar bohong—netizen pun meragukan kebenaran berita tersebut.
Banyak netizen yang berspekulasi bahwa kabar tersebut adalah palsu alias hoax.
(Saepul)