Daftar Provinsi dengan Kasus Pembunuhan Tertinggi di Indonesia

Pelaku mutilasi banten. Provinsi pembunuhan tertinggi
Ilustrasi. (Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Peta kriminalitas Indonesia kembali memperlihatkan wajah mengerikan kejahatan terhadap nyawa. Data Statistik Kriminal 2024/2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, bahwa kasus pembunuhan masih menjadi ancaman nyata di sejumlah provinsi, dengan konsentrasi risiko yang jauh lebih tinggi di wilayah tertentu.

Berdasarkan Lampiran 10 Statistik Kriminal BPS, sepanjang 2023 tercatat sebanyak 1.129 kasus pembunuhan di seluruh Indonesia. Angka ini hanya mencakup kejahatan yang secara langsung menghilangkan nyawa dan tidak memasukkan kematian akibat kelalaian, sehingga mencerminkan tindakan kriminal paling ekstrem.

Dari keseluruhan wilayah, Sumatera Utara dan Jawa Timur menempati posisi teratas dengan jumlah kasus pembunuhan tertinggi, masing-masing mencapai 100 kasus.

Capaian tersebut menempatkan dua provinsi ini sebagai episentrum kejahatan terhadap nyawa, bahkan melampaui wilayah metropolitan seperti DKI Jakarta.

Sumatera Utara dan Jawa Timur Jadi Episentrum

Tingginya angka pembunuhan di Sumatera Utara dan Jawa Timur menegaskan bahwa risiko kejahatan berat tidak selalu berbanding lurus dengan status wilayah sebagai pusat ekonomi atau administrasi. Kedua provinsi tersebut menunjukkan pola kekerasan yang relatif konsisten sepanjang tahun.

BPS dalam laporannya menegaskan bahwa data kriminal perlu dibaca sebagai indikator risiko sosial yang kompleks.

“Statistik kriminal menggambarkan dinamika keamanan masyarakat dan menjadi dasar penting bagi perumusan kebijakan pencegahan kejahatan,” tulis BPS dalam publikasi resminya, dikutip Minggu (14/12/2025).

Di bawah Sumatera Utara dan Jawa Timur, ada Papua yang mencatat angka pembunuhan yang juga tinggi yakni 74 kasus. Kondisi ini memperlihatkan bahwa kerentanan keamanan tidak hanya dipengaruhi kepadatan penduduk, tetapi juga faktor geografis, sosial, dan konflik lokal yang berlarut.

Bukan Sekadar Soal Kepadatan Penduduk

Menariknya, provinsi dengan jumlah penduduk besar tidak selalu mencatat angka pembunuhan tertinggi. Jawa Barat, misalnya, membukukan 62 kasus pembunuhan, lebih rendah dibanding Jawa Timur, meskipun jumlah penduduknya lebih besar.

Fakta ini menegaskan bahwa kepadatan penduduk bukan satu-satunya penentu risiko kejahatan terhadap nyawa. Faktor seperti ketimpangan sosial, dinamika ekonomi lokal, hingga efektivitas penegakan hukum turut berperan membentuk peta kriminalitas.

Sementara itu, wilayah Metro Jaya tercatat dengan 65 kasus pembunuhan. Angka ini menunjukkan bahwa kawasan perkotaan dengan mobilitas tinggi tetap memiliki risiko kejahatan serius, meski tidak selalu berada di posisi teratas secara nasional.

Baca Juga:

AHY: Butuh Rp 51 Triliun Pulihkan Jalan dan Jembatan Rusak di Sumatra

Patungan Beli Hutan Bakal Direalisasikan 2026, Pandawara Susun Strategi!

Tekanan Ganda dari Kejahatan dan Kelalaian

Jika data pembunuhan dilihat beriringan dengan kematian akibat kelalaian, Jawa Timur kembali menonjol. Provinsi ini mencatat 234 kasus kematian akibat kelalaian, tertinggi di Indonesia.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya tekanan ganda, yakni kejahatan yang disengaja dan risiko fatal akibat kelalaian, yang sama-sama berujung pada hilangnya nyawa.

Di luar Pulau Jawa, Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Timur juga menunjukkan angka pembunuhan yang relatif tinggi. Pola ini mengindikasikan bahwa wilayah dengan dinamika sosial yang kuat dan potensi konflik interpersonal memiliki tingkat kerawanan lebih besar terhadap kejahatan berat.

Sebaliknya, beberapa provinsi mencatat angka pembunuhan yang relatif rendah, seperti Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Utara. Meski bukan berarti bebas risiko, capaian tersebut mencerminkan lingkungan sosial yang relatif lebih terkendali dari kejahatan paling fatal.

Tantangan Penegakan Keamanan

BPS menegaskan bahwa statistik kriminal bukan sekadar deretan angka, melainkan cerminan kondisi keamanan masyarakat.

“Data kriminal menjadi alat penting untuk mengidentifikasi wilayah rawan dan merancang kebijakan pencegahan yang lebih tepat sasaran,” tulis BPS.

Temuan ini menjadi pengingat bahwa upaya menekan kejahatan terhadap nyawa membutuhkan pendekatan menyeluruh, mulai dari penegakan hukum, pencegahan konflik sosial, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah rawan.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait

Even Nyiar Lumar 2022, Kembali Digelar

CIAMIS,TM.id : Nyiar adalah mencari Lumar itulah jamur cahaya. Perjalanan mencari jamur cahaya, demikianlah arti tersuratnya. Tiada lain adalah perjalanan kontemplatif, untuk kembali mendekatkan diri

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter UCL 2025/2026
Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pertandingan leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League akan mempertemukan...

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

3

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

4

IMG_20240125_130319
Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
BANDUNG,TM.ID: Para atlet dari Kontingen Jawa Barat dari berbagai cabang olah raga (Cabor) mengikuti...

5

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...