BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Kontingen Indonesia mencatatkan pencapaian penting di SEA Games Thailand 2025 setelah memastikan posisi kedua klasemen sementara sekaligus mencapai target perolehan medali emas yang ditetapkan pemerintah. Hingga saat ini, Merah Putih telah mengoleksi 80 medali emas, sesuai sasaran yang sebelumnya dipatok Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, menilai capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan pembinaan olahraga nasional, terutama mengingat persaingan yang semakin ketat di kawasan Asia Tenggara.
“Target emas sudah tercapai. Ini pencapaian yang patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa perencanaan dan pembinaan yang dilakukan berjalan sesuai arah,” ujar Oktohari di Bangkokmelalui keterangan tertulis, dikutip dari Antara, Kamis (18/12/2025).
Selain 80 emas, Indonesia juga mengumpulkan 92 medali perak dan 110 perunggu, menempatkan kontingen Merah Putih di bawah tuan rumah Thailand yang telah mengunci gelar juara umum, serta di atas Vietnam yang menempati posisi ketiga.
Oktohari menekankan bahwa keberhasilan memenuhi target medali ini tidak datang secara instan. Kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan federasi cabang olahraga menjadi faktor kunci, diperkuat oleh komitmen pemerintah melalui Kemenpora dan perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap pembinaan olahraga prestasi.
Baca Juga:
Daftar Terbaru Perolehan Medali Indonesia SEA Games 2025, Thailand Leading Jauh
Ia juga menyoroti kontribusi besar cabang olahraga Olimpiade yang menjadi penyumbang utama medali emas Indonesia. Cabang seperti bulu tangkis, atletik, renang, angkat besi, panahan, hingga panjat tebing dinilai mampu memenuhi, bahkan melampaui, target masing-masing.
“Capaian ini memperlihatkan bahwa fokus pada cabang Olimpiade adalah langkah tepat. Jika pembinaan dilakukan konsisten, hasilnya nyata seperti yang kita lihat di SEA Games Thailand 2025,” kata Oktohari.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pencapaian target di SEA Games bukanlah tujuan akhir. Indonesia, kata Oktohari, harus menjadikan hasil ini sebagai modal menuju level yang lebih tinggi, yakni Asian Games dan Olimpiade, dengan pembinaan yang semakin terarah dan berkelanjutan.
(Budis)











