BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Charles Leclerc menunjukkan sikap dewasa usai finis di posisi sembilan pada F1 GP Azerbaijan. Alih-alih memperdebatkan kekacauan team order yang sempat melibatkan dirinya dan Lewis Hamilton, pembalap Ferrari itu memilih untuk melihat situasi secara realistis.
Pada balapan tersebut, Leclerc sempat diminta memberi jalan bagi Hamilton yang sedang berusaha menyalip Liam Lawson dengan ban lebih segar.
Namun usaha Hamilton gagal, dan instruksi untuk mengembalikan posisi tidak bisa dieksekusi karena waktu balapan habis. Alhasil, Hamilton bertahan di P8 sementara Leclerc finis di P9.
Bagi Leclerc, perbedaan satu posisi tidak memberikan dampak signifikan.
“Untuk P8 atau P9, saya tidak melihat itu sebagai masalah besar. Saya juga tidak merasa lebih bahagia hanya karena finis kedelapan,” ujarnya, melansir Formula1, Selasa (23/9/2-23).
Baca Juga:
Charles Leclerc Siap Tinggalkan Ferrari? Bocoran Klausul Kontrak Bikin Geger!
Daripada memperbesar polemik, Leclerc menegaskan dirinya ingin segera melupakan insiden tersebut dan fokus menatap seri berikutnya. Baginya, berdebat soal hal kecil hanya akan membuang energi.
“Lebih penting bagi saya untuk segera bangkit di balapan berikutnya ketimbang terus membicarakan apa yang terjadi di Azerbaijan,” tegasnya.
Dengan sikap ini, Leclerc memperlihatkan prioritas yang jelas: membangun konsistensi dan kembali bersaing di papan atas, alih-alih terjebak dalam drama internal tim yang sering kali menghiasi Ferrari.
(Budis)










