BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, dipastikan lolos dari hukuman setelah insiden tabrakan ringan dengan Lando Norris di area pit lane pada sesi latihan kedua Formula 1 Grand Prix Singapura 2025, Jumat (3/10). Dalam keputusan resmi FIA, Ferrari dinyatakan bersalah karena melakukan unsafe release dan dijatuhi denda sebesar €10.000.
Insiden tersebut terjadi sesaat setelah sesi latihan dilanjutkan pasca red flag. Sejumlah tim serempak mengeluarkan mobil dari garasi, termasuk Ferrari. Namun, tim asal Maranello itu melepas Leclerc tepat di jalur cepat (fast lane) ketika mobil McLaren milik Norris tengah melintas di depan pit box.
Akibatnya, bagian depan mobil Norris terdorong ke arah pit wall hingga sayap depannya patah. Sementara itu, Leclerc beruntung karena tidak mengalami kerusakan berarti dan dapat melanjutkan sesi tanpa gangguan berarti.
Tim McLaren kemudian harus mendorong mobil Norris kembali ke garasi untuk melakukan perbaikan, sementara FIA segera memulai investigasi atas dugaan pelanggaran prosedur unsafe release.
FIA Tegaskan Kesalahan di Pihak Ferrari
Dalam laporan resmi yang dirilis steward FIA, disebutkan bahwa tanggung jawab penuh atas insiden tersebut berada di pihak Ferrari, bukan pembalap.
“Mobil nomor 16 (Leclerc) mendapat instruksi untuk keluar dari pit box, namun saat itu mobil nomor 4 (Norris) sudah berada di jalur cepat. Personel tim yang bertugas salah menilai situasi dan memberikan instruksi yang tidak jelas, sehingga Leclerc tidak dapat melihat mobil di sampingnya,” tulis pernyataan resmi steward, dikutip Minggu (5/10/2025).
“Akibat kesalahan tersebut, kedua mobil bertabrakan di jalur cepat. Berdasarkan bukti video dan keterangan tim, kesalahan ini sepenuhnya disebabkan oleh tim Ferrari, bukan oleh pembalap,” lanjutnya.
FIA kemudian menjatuhkan denda €10.000 kepada Ferrari, dengan alasan pelanggaran ini memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi terhadap keselamatan, meski tidak menimbulkan cedera.
“Melihat preseden kasus serupa, pelanggaran ini dinilai cukup serius. Oleh karena itu, tim dijatuhi denda €10.000,” lanjut pernyataan resmi.
Leclerc Aman, Norris Fokus Pulihkan Mobil
Keputusan tersebut memastikan Charles Leclerc tidak menerima penalti tambahan dan dapat melanjutkan balapan GP Singapura tanpa gangguan dari insiden ini.
Sementara itu, pihak McLaren menyayangkan kerusakan yang menimpa mobil Norris, terutama mengingat posisi sang pembalap yang masih bersaing dalam perebutan gelar dunia.
Tim teknis McLaren dilaporkan telah mengganti sayap depan dan memeriksa sistem suspensi untuk memastikan mobil siap tampil di sesi berikutnya.
Baca Juga:
Charles Leclerc Siap Tinggalkan Ferrari? Bocoran Klausul Kontrak Bikin Geger!
Unsafe Release, Pelanggaran Klasik di Dunia F1
Unsafe release merupakan salah satu pelanggaran paling umum di pit lane Formula 1. FIA biasanya menjatuhkan sanksi berupa denda atau penalti waktu, tergantung pada tingkat bahaya yang ditimbulkan serta dampaknya terhadap pembalap lain.
Dalam beberapa kasus ekstrem, tim dapat dikenai penalty stop-and-go atau bahkan grid penalty pada balapan berikutnya. Namun, kali ini Ferrari tergolong beruntung karena hanya dijatuhi hukuman finansial tanpa konsekuensi terhadap posisi start atau poin kejuaraan konstruktor.
Dengan hasil ini, Leclerc tetap bisa fokus pada upaya Ferrari memperbaiki performa di Marina Bay Street Circuit, sementara McLaren berharap insiden ini tidak mengganggu momentum positif Lando Norris dalam persaingan papan atas klasemen pembalap musim 2025.
(Budis)











