Charles Leclerc Lolos dari Hukuman, Ferrari Didenda €10.000 atas Insiden Pit Lane dengan Norris

Formula 1
Ilustrasi - Pembalap tim Red Bull Max Verstappen (kanan) dan pembalap tim Ferrari Charles Leclerc (tengah) beradu cepat dalam balap Formula 1 Grand Prix di Las Vegas Strip Circuit, Nevada, Amerika Serikat, Minggu (19/11/2023) (Foto: Dok. Antara/Reuters).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, dipastikan lolos dari hukuman setelah insiden tabrakan ringan dengan Lando Norris di area pit lane pada sesi latihan kedua Formula 1 Grand Prix Singapura 2025, Jumat (3/10). Dalam keputusan resmi FIA, Ferrari dinyatakan bersalah karena melakukan unsafe release dan dijatuhi denda sebesar €10.000.

Insiden tersebut terjadi sesaat setelah sesi latihan dilanjutkan pasca red flag. Sejumlah tim serempak mengeluarkan mobil dari garasi, termasuk Ferrari. Namun, tim asal Maranello itu melepas Leclerc tepat di jalur cepat (fast lane) ketika mobil McLaren milik Norris tengah melintas di depan pit box.

Akibatnya, bagian depan mobil Norris terdorong ke arah pit wall hingga sayap depannya patah. Sementara itu, Leclerc beruntung karena tidak mengalami kerusakan berarti dan dapat melanjutkan sesi tanpa gangguan berarti.

Tim McLaren kemudian harus mendorong mobil Norris kembali ke garasi untuk melakukan perbaikan, sementara FIA segera memulai investigasi atas dugaan pelanggaran prosedur unsafe release.

FIA Tegaskan Kesalahan di Pihak Ferrari

Dalam laporan resmi yang dirilis steward FIA, disebutkan bahwa tanggung jawab penuh atas insiden tersebut berada di pihak Ferrari, bukan pembalap.

“Mobil nomor 16 (Leclerc) mendapat instruksi untuk keluar dari pit box, namun saat itu mobil nomor 4 (Norris) sudah berada di jalur cepat. Personel tim yang bertugas salah menilai situasi dan memberikan instruksi yang tidak jelas, sehingga Leclerc tidak dapat melihat mobil di sampingnya,” tulis pernyataan resmi steward, dikutip Minggu (5/10/2025).

“Akibat kesalahan tersebut, kedua mobil bertabrakan di jalur cepat. Berdasarkan bukti video dan keterangan tim, kesalahan ini sepenuhnya disebabkan oleh tim Ferrari, bukan oleh pembalap,” lanjutnya.

FIA kemudian menjatuhkan denda €10.000 kepada Ferrari, dengan alasan pelanggaran ini memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi terhadap keselamatan, meski tidak menimbulkan cedera.

“Melihat preseden kasus serupa, pelanggaran ini dinilai cukup serius. Oleh karena itu, tim dijatuhi denda €10.000,” lanjut pernyataan resmi.

Leclerc Aman, Norris Fokus Pulihkan Mobil

Keputusan tersebut memastikan Charles Leclerc tidak menerima penalti tambahan dan dapat melanjutkan balapan GP Singapura tanpa gangguan dari insiden ini.

Sementara itu, pihak McLaren menyayangkan kerusakan yang menimpa mobil Norris, terutama mengingat posisi sang pembalap yang masih bersaing dalam perebutan gelar dunia.

Tim teknis McLaren dilaporkan telah mengganti sayap depan dan memeriksa sistem suspensi untuk memastikan mobil siap tampil di sesi berikutnya.

Baca Juga:

Charles Leclerc Siap Tinggalkan Ferrari? Bocoran Klausul Kontrak Bikin Geger!

Unsafe Release, Pelanggaran Klasik di Dunia F1

Unsafe release merupakan salah satu pelanggaran paling umum di pit lane Formula 1. FIA biasanya menjatuhkan sanksi berupa denda atau penalti waktu, tergantung pada tingkat bahaya yang ditimbulkan serta dampaknya terhadap pembalap lain.

Dalam beberapa kasus ekstrem, tim dapat dikenai penalty stop-and-go atau bahkan grid penalty pada balapan berikutnya. Namun, kali ini Ferrari tergolong beruntung karena hanya dijatuhi hukuman finansial tanpa konsekuensi terhadap posisi start atau poin kejuaraan konstruktor.

Dengan hasil ini, Leclerc tetap bisa fokus pada upaya Ferrari memperbaiki performa di Marina Bay Street Circuit, sementara McLaren berharap insiden ini tidak mengganggu momentum positif Lando Norris dalam persaingan papan atas klasemen pembalap musim 2025.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260725-WA0002
Wildan: Setiap Aspirasi Akan Kami Perjuangkan
IMG-20260725-WA0001
Nuryadi Tegaskan Aspirasi Warga Tak Berhenti di Reses, Siap Dikawal Hingga Masuk RKPD
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial