Cek, Ini Perbedaan Obesitas dan Berat Badan Berlebihan!

obesitas dan berat badan berlebih
(doc. HonestDocs)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Obesitas masih sering disalahpahami sebagai kondisi sekadar kelebihan berat badan. Padahal, obesitas dan kelebihan berat badan yang berlebih merupakan dua kondisi yang berbeda.

Perbedaan antara obesitas dan berat badan berlebih salah satunya terletak pada ukuran indeks massa tubuh (IMT) seseorang.

Orang yang mengalami berat badan berlebih IMT tidak lebih dari 25, sedangkan orang dengan obesitas IMT lebih dari 25.

“IMT untuk orang Asia, untuk yang overweight itu antara 23 sampai 25, sedangkan untuk obesitas itu lebih dari 25,” kata dr. Farid Kurniawan, Sp.PD, PhD – HISOBI (Himpunan Studi Obesitas Indonesia), di Kuningan, Jakarta Jumat (26/9/2025).

Dokter Farid mengatakan bahwa obesitas memang termasuk kondisi dengan berat badan berlebih, tetapi berpotensi menyebabkan berbagai penyakit yang berbahaya.

“Obesitas itu sebenarnya berat badan berlebih, penumpukan lemak berlebih, yang berpotensi untuk memberikan masalah kesehatan yang kronik dan kompleks,” jelasnya.

Indonesia (PDGKI), mengatakan bahwa obesitas tidak hanya bisa dilihat dari tubuh yang tampak besar.

“Terkadang kelihatannya badannya enggak terlalu besar, tapi IMT-nya sudah menunjukkan kelebihan berat,” kata Maya.

Oleh karena itu, penting untuk menilai dari visual saja. Pengukuran obyektif dengan angka jauh lebih akurat dalam menentukan kondisi tubuh obesitas atau kelebihan berat badan.

Baca Juga:

Tips Perawatan Untuk Obesitas, Lebih Efektif!

Vidi Aldiano Ungkap Berat Badan Turun 10 Kg Akibat Kanker

Selain IMT, perlu diperhatikan juga terkait lingkar pinggang, yang termasuk dalam salah satu indikator penting. Lemak di perut lebih berbahaya karena berkaitan langsung dengan risiko penyakit jantung, diabetes, dan sindrom metabolik.

“Untuk cewek lingkar pinggangnya 80 cm, sedangkan cowok itu normalnya 90 cm. Tapi ini angka khusus untuk orang Asia Pasifik,” jelas Maya.

Penumpukan lemak di perut secara berlebihan biasanya dikenal dengan kondisi obesitas sentral. Seseorang bisa memiliki IMT normal, tetapi jika lingkar pinggangnya melewati angka tersebut, maka bisa tetap berisiko mengalami gangguan kesehatan.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City