CEK FAKTA: Video GAM Cegat Bantuan Banjir Bentrok dengan TNI

GAM cegat bantuan banjir
video viral yang mengklaim GAM menghentikan kapal bantuan banjir. (TikTok/sunjani.aio)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang memperlihatkan perdebatan antara anggota TNI dan sekelompok pria kembali ramai di media sosial. Video itu diklaim menunjukkan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang menghentikan bantuan banjir. Namun setelah diverifikasi, klaim tersebut tidak sesuai fakta.

Fakta Sebenarnya

Penelusuran TNI memastikan bahwa insiden dalam video itu memang terjadi, tetapi para pelaku bukan kelompok bersenjata GAM. Dua orang yang terlihat dalam rekaman adalah anggota KPA Meja Ijo Idi Cut, Aceh Timur.

Kapuspen TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menjelaskan bahwa insiden tersebut berlangsung pada 4 Desember 2025, saat kapal Feri Express Bahari mengangkut logistik bantuan banjir dari Ketua TP PKK Aceh menuju Aceh Tamiang, Langsa, dan Aceh Timur.

Dua orang tersebut menghentikan kapal dan meminta sebagian bantuan diturunkan kepada mereka. Namun permintaan itu ditolak karena mereka tidak dapat menunjukkan dokumen resmi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Petugas kapal menegaskan bahwa penyaluran logistik harus melalui prosedur resmi.

Aparat keamanan laut yang mendekat membuat kapal kembali melanjutkan perjalanan ke Kuala Langsa untuk menghindari potensi ketegangan.

Baca Juga:

CEK FAKTA: Bandara IMIP Morowali Ilegal dan Diresmikan Jokowi

CEK FAKTA: Kabar Ammar Zoni Meninggal Dunia

Penilaian TNI

Freddy menyebut tindakan dua anggota KPA itu sebagai perbuatan personal yang arogan dan dapat menghambat distribusi bantuan untuk korban banjir. Ia menekankan bahwa TNI telah berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat untuk menjamin jalur distribusi tetap aman, termasuk jalur laut.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menghambat setiap upaya kemanusiaan di tengah kondisi darurat.

Respons Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), saat dimintai tanggapan mengatakan tidak menerima laporan mengenai adanya penyegatan bantuan oleh GAM. Ia memastikan bahwa bila ada tindakan menghambat bantuan, hal tersebut akan diproses.

Mualem juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam membantu masyarakat terdampak. Ia memastikan bahwa bantuan dari luar negeri tetap diterima, termasuk bantuan dari Kuala Lumpur berupa obat-obatan dan tenaga medis.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City