BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Membangun masyarakat tangguh bencana membutuhkan kepedulian dan keterlibatan berbagai pihak. Semangat inilah yang diwujudkan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya melalui sinergi lintas instansi dalam mendukung program Panundaan Tangguh Bencana di Desa Panundaan, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Kamis (29/10).
Program yang diinisiasi PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung ini menjadi langkah kolaboratif untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan dan kelestarian lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, PLN UP3 Majalaya berkontribusi melalui edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) kepada masyarakat. Sosialisasi ini memberikan pemahaman mengenai potensi bahaya listrik serta langkah-langkah pengamanan instalasi dan peralatan listrik, terutama ketika terjadi kondisi darurat seperti banjir maupun tanah longsor.
Masyarakat diingatkan untuk senantiasa mengutamakan keselamatan saat menghadapi situasi bencana, termasuk memastikan instalasi listrik berada dalam kondisi aman dan tidak melakukan penanganan peralatan listrik yang berisiko. Pemahaman ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali potensi bahaya dan melakukan langkah pencegahan guna meminimalkan risiko kecelakaan akibat listrik.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, peran PLN tidak hanya menghadirkan pasokan listrik yang andal, tetapi juga memastikan aspek keselamatan ketenagalistrikan menjadi perhatian dalam kehidupan masyarakat.
“Keselamatan masyarakat merupakan prioritas yang harus menjadi perhatian bersama. Melalui kolaborasi dengan BPBD, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, kami ingin turut membangun kesadaran bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan tanggung jawab bersama. PLN juga berperan memberikan edukasi keselamatan ketenagalistrikan agar masyarakat memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menghindari bahaya listrik, terutama dalam situasi darurat. Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Joharifin.
Selain edukasi keselamatan listrik, PLN UP3 Majalaya juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyosialisasikan program promo tambah daya listrik Energi Berdikari, berupa diskon 50% biaya tambah daya bagi pelanggan 1 fasa dari seluruh golongan tarif. Program dalam rangka Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan listrik yang terus berkembang, baik untuk keperluan rumah tangga maupun menunjang produktivitas usaha.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan peralatan pendukung kesiapsiagaan bencana secara simbolis kepada Camat Ciwidey. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kesiapan relawan dan masyarakat dalam melakukan penanganan awal ketika terjadi kondisi darurat.
Kepedulian terhadap lingkungan turut menjadi bagian dari kegiatan melalui aksi penanaman pohon bersama. Langkah ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung konservasi tanah, khususnya di wilayah yang memiliki potensi erosi dan tanah longsor. Upaya penghijauan tersebut sekaligus mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam menjaga lingkungan sebagai investasi bagi keselamatan generasi mendatang.
Manager PLN UP3 Majalaya, Widodo, menyampaikan bahwa keterlibatan PLN dalam program ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang tidak hanya mendukung keandalan layanan kelistrikan, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan lingkungan.
“Bagi kami, membangun ketangguhan masyarakat tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong dari seluruh pihak. Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Majalaya ingin berkontribusi meningkatkan pemahaman masyarakat tentang keselamatan listrik sekaligus memberikan informasi mengenai program Energi Berdikari. Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan promo diskon 50% biaya tambah daya bagi pelanggan 1 fasa dari seluruh golongan tarif sesuai kebutuhan, sehingga dapat semakin leluasa memenuhi kebutuhan listrik untuk aktivitas sehari-hari maupun pengembangan usaha,” ungkap Widodo.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memaknai semangat Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November. Nilai perjuangan tidak hanya tercermin dalam sejarah, tetapi juga dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, seperti kepedulian terhadap sesama, semangat gotong royong, serta kontribusi dalam menjaga keselamatan dan lingkungan.
Melalui sinergi ini, PLN UP3 Majalaya berharap kesadaran masyarakat terhadap kesiapsiagaan bencana dan keselamatan ketenagalistrikan semakin meningkat. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, Desa Panundaan diharapkan semakin tangguh, tidak hanya dalam menghadapi potensi bencana, tetapi juga dalam membangun lingkungan yang aman, lestari, dan berdaya.