BWF Terapkan Aturan Ketat Soal Servis, Ini Kata Pelatih Nova Armada

Tujuh Wakil Indonesia
Ilustrasi-Pebulu tangkis tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting menjadi harapan Indonesia di ajang India Open 2024 (rri)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Perubahan aturan servis yang diterapkan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menuai pro dan kontra.

Aturan baru tersebut menekankan bahwa pemain tidak boleh berlama-lama saat melakukan servis. Jika terjadi penundaan yang tidak semestinya, baik server maupun penerima servis dapat dihukum oleh wasit.

Nova Armada, pelatih bulu tangkis nasional, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak aturan ini pada sejumlah pemain.

“Bagaimana jika beberapa pemain membutuhkan waktu tambahan? Tentu, beberapa juga menggunakannya sebagai trik untuk mendapatkan keuntungan, tetapi BWF tidak bisa begitu saja mengubah aturan karena itu,” kata Nova Armada, dikutip Minggu (22/12/2024).

Ia juga menambahkan bahwa keputusan penalti harus mempertimbangkan kondisi di lapangan dan tidak semata-mata berpatokan pada aturan tertulis.

BACA JUGA: Aturan Medis Baru BWF Jadi Polemik, Abaikan Keselamatan Pemain?

Detail Peraturan Baru dari BWF

Menurut Pasal 9.1.1 Hukum Bulu Tangkis:

  • Penundaan Tidak Semestinya: Tidak ada pihak yang boleh menunda servis setelah server dan penerima sudah berada dalam posisi siap.
  • Contoh Pelanggaran:
    • Pemain yang mengangkat tangan sebagai tanda belum siap tetapi terus berulang.
    • Berdiri dalam posisi siap namun tidak segera melakukan servis.
    • Gerakan menyamping atau manipulasi waktu sebelum memukul kok.

Wasit berwenang memberikan peringatan hingga penalti jika ada pemain yang dinilai sengaja membuang waktu.

Nova juga menilai, perubahan ini dapat menimbulkan masalah, terutama bagi pemain yang memiliki kebiasaan tertentu sebelum servis.

Ada pemain yang membutuhkan waktu lebih lama untuk fokus, sementara yang lain mungkin memanfaatkan waktu tambahan sebagai strategi mental melawan lawan.

Namun, menurut Nova, menilai apakah tindakan tersebut layak dihukum atau tidak adalah tantangan tersendiri bagi wasit.

“Mereka harus melihat kondisi di lapangan sebelum memutuskan untuk menghukum pemain,” ujarnya.

Aturan Dasar Servis dalam Bulu Tangkis

Sebagai pengingat, berikut adalah aturan utama dalam melakukan servis:

  1. Shuttlecock di Bawah Pinggang: Shuttlecock harus berada di bawah tulang rusuk terendah saat dipukul.
  2. Posisi Kepala Raket: Kepala raket harus mengarah ke bawah, dan pemain harus memukul gabus shuttlecock terlebih dahulu.
  3. Posisi Pemain: Pemain harus berdiri di lapangan servis tanpa bergerak sebelum kok dipukul.
  4. Satu Kesempatan Servis: Setiap pemain hanya memiliki satu kesempatan untuk melakukan servis, baik dalam pertandingan tunggal maupun ganda.

 

Perubahan aturan ini bertujuan untuk mempercepat tempo permainan dan mencegah manipulasi waktu. Namun, pelatih dan pemain seperti Nova Armada merasa BWF perlu lebih fleksibel dalam penerapan aturan ini.

Pertimbangan kondisi nyata di lapangan dan konsistensi keputusan wasit akan menjadi kunci dalam implementasi aturan baru ini.

 

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun