Aturan Medis Baru BWF Jadi Polemik, Abaikan Keselamatan Pemain?

aturan ini bertujuan menjaga sportivitas dengan mencegah pemain
Ilustrasi Pemain ganda putri Indonesia Siti Fadia Silva Ramadhanti mundur di tengah pertandingan saat menghadapi pasangan China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dalam Malaysia Open 2023 di Axiata Stadion Kuala Lumpur, Sabtu (14/1/2023).(foto: BWF)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Peraturan medis baru yang diterapkan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menuai polemik. Di satu sisi, aturan ini bertujuan menjaga sportivitas dengan mencegah pemain memanfaatkan cedera palsu sebagai taktik.

Namun di sisi lain, kasus Lee Zii Jia di BWF World Tour Finals (WTF) 2024 membuktikan bahwa aturan ini bisa menjadi boomerang yang membahayakan kesehatan pemain dan menghancurkan mimpi mereka di tengah kompetisi.

Lee Zii Jia tampil penuh percaya diri di fase grup BWF World Tour Finals. Setelah menaklukkan pemain top dunia seperti Anders Antonsen dan Chou Tien Chen, ia telah mengunci tiket semifinal.

Namun, pertandingan terakhir melawan Li Shi Feng berubah menjadi mimpi buruk bagi pemain peringkat 8 dunia tersebut.

Saat unggul 13-5 di gim kedua (setelah memenangi gim pertama 22-20), Zii Jia mengalami cedera pergelangan kaki kanan.

Alih-alih mendapat perawatan segera, ia harus bertahan hingga interval pertandingan, sesuai aturan medis baru BWF.

Tanpa bantuan medis berupa semprotan dingin atau penanganan sementara, Zii Jia dipaksa menanggung rasa sakit yang akhirnya memaksanya mundur di skor 15-11.

Dengan undur dirinya Zii Jia, hasil pertandingan dibatalkan. Hal ini membuat Anders Antonsen dan Chou Tien Chen melaju ke semifinal, menghapus semua perjuangan Zii Jia dalam turnamen ini.

Aturan baru BWF melarang pemain menerima perawatan medis di tengah pertandingan. Tujuannya adalah mencegah manipulasi permainan, di mana pemain menggunakan cedera palsu untuk memecah konsentrasi lawan atau mengulur waktu. Namun, apakah aturan ini diterapkan terlalu ekstrem?

Di lapangan, pemain bukanlah mesin. Cedera bisa datang tiba-tiba, entah kram, keseleo, atau cedera otot lainnya. Menunda perawatan satu menit saja dapat memperparah kondisi dan bahkan memicu cedera jangka panjang yang berpotensi mengakhiri karier pemain.

Pakar olahraga dan bulu tangkis mulai mempertanyakan, apakah BWF lebih memprioritaskan pertunjukan dan kelancaran permainan daripada keselamatan atletnya?

“Aturan ini dibuat untuk mencegah taktik kotor, tetapi justru mengabaikan kebutuhan mendesak pemain yang benar-benar cedera. Atlet adalah jantung dari olahraga ini, bukan sekadar alat pertunjukan,” ungkap Datuk James Selvaraj, pakar bulu tangkis.

BACA JUGA: Sabar/Reza dan Fajar/Rian Terhenti di Semifinal BWF World Tour Finals 2024

Lee Zii Jia bukan satu-satunya korban aturan kontroversial ini. Kasus serupa menimpa sejumlah pemain top:

  1. Goh Sze Fei (Malaysia) terpaksa bermain dalam kondisi kram selama pertandingan melawan Kim Astrup-Anders Skaarup Rasmussen. Berjuang tanpa perawatan, ia hanya bisa bertahan karena keberuntungan dalam pertandingan berikutnya.
  2. Fajar Alfian (Indonesia), salah satu pemain ganda terbaik dunia, mengalami cedera pergelangan kaki dalam pertandingan sengit melawan Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Tanpa perawatan langsung, Fajar harus menyelesaikan pertandingan dalam kondisi yang jauh dari optimal.
  3. Goh Soon Huat, yang mengalami cedera tulang rusuk, juga terpaksa bermain tanpa bantuan medis segera, membahayakan kesehatannya.

 

Deretan kasus ini menunjukkan bahwa aturan BWF tidak hanya berdampak pada satu pemain, melainkan menjadi masalah sistemik yang memengaruhi kesejahteraan atlet secara keseluruhan.

BWF memiliki alasan kuat di balik implementasi aturan ini dalam menjaga sportivitas. Namun, aturan ini jelas memerlukan revisi agar tidak menjadi ancaman bagi atlet. Beberapa solusi yang bisa dipertimbangkan antara lain:

  1. Perawatan Terbatas di Lapangan: Izinkan perawatan singkat (seperti semprotan pendingin atau perban) di tengah pertandingan untuk memastikan pemain mendapat penanganan segera tanpa memecah ritme permainan secara signifikan.
  2. Evaluasi Cedera oleh Dokter Netral: Jika cedera meragukan, dokter turnamen dapat mengevaluasi pemain untuk memastikan tidak ada manipulasi pertandingan.
  3. Fleksibilitas untuk Cedera Akut: Cedera serius seperti keseleo atau kram harus mendapat pengecualian agar pemain bisa dipastikan sehat dan aman untuk melanjutkan pertandingan.

 

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

2

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

3

Pria gangguan kejiwaan gantung diri
–=DP[AOJ)(55)—dPD [45]

4

Woodyland Eatery Bandung
Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Woodyland Eatery merupakan salah satu kafe baru yang ada di Bandung....

5

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...