BREAKING NEWS: Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK

Wali Kota Madiun OTT KPK
Wali Kota Madiun, Maidi. (X/insightpolitica)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGEMDIA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, lembaga antirasuah tersebut menangkap Wali Kota Madiun, Maidi, dalam operasi yang digelar pada Senin (19/1/2026).

Informasi penangkapan tersebut dibenarkan langsung oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. Ia memastikan salah satu pihak yang diamankan dalam OTT tersebut adalah kepala daerah aktif.

“Salah satunya Wali Kota Madiun,” ujar Budi Prasetyo di Jakarta.

Maidi Dibawa ke Jakarta

Meski membenarkan penangkapan Maidi, KPK belum mengungkap detail perkara yang menjerat orang nomor satu di Kota Madiun tersebut. Budi menyebut, saat ini Maidi telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan awal di Gedung Merah Putih KPK.

“Yang bersangkutan sudah dibawa ke Jakarta,” kata Budi singkat.

Sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan, apakah ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan.

Hingga berita ini diturunkan, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Maidi dan pihak lain yang turut diamankan dalam OTT tersebut.

Penangkapan Wali Kota Madiun menambah daftar kepala daerah yang terjerat OTT KPK. Kasus ini kembali menegaskan bahwa praktik korupsi di tingkat pemerintahan daerah masih menjadi perhatian serius lembaga antirasuah.

KPK menegaskan bahwa seluruh konstruksi perkara akan disampaikan secara resmi dalam konferensi pers setelah pemeriksaan awal rampung.

Rangkaian OTT KPK Sepanjang 2026

Penangkapan Maidi menjadi OTT terbaru KPK sepanjang 2026. Sebelumnya, KPK telah lebih dulu menggelar OTT pada 9–10 Januari 2026 dan mengamankan delapan orang.

Pada 11 Januari 2026, KPK mengungkap bahwa OTT tersebut berkaitan dengan dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, periode 2021–2026.

Dari delapan orang yang diamankan, lima orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni:

  • Dwi Budi (DWB) – Kepala KPP Madya Jakarta Utara
  • Agus Syaifudin (AGS) – Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakarta Utara
  • Askob Bahtiar (ASB) – Tim Penilai KPP Madya Jakarta Utara
  • Abdul Kadim Sahbudin (ABD) – Konsultan pajak
  • Edy Yulianto (EY) – Staf PT Wanatiara Persada

Rangkaian OTT tersebut menunjukkan bahwa KPK memulai tahun 2026 dengan intensitas penindakan yang tinggi, baik di sektor perpajakan maupun pemerintahan daerah.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City