BPBD: Tambang Emas Gorontalo Dikenal Rawan dan Pernah Ditutup

Tambang Emas Gorontalo Dikenal Rawan
Ilustrasi-Korban tewas longsor tambang emas di Gorontalo bertambah 2 orang menjadi total 8 orang (Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPOGMEDIA.ID — Lokasi pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang mengalami longsor di di Kecamatan Suwawa Timur Kabupaten Bone Bolango dulunya pernah ditutup,   hal tersebut diungkapkan Kepala BPBD Kabupaten Bone Bolango, Ahril menjelaskan. Hal ini seiring dengan aktivitas pertambangan rakyat yang berada di lokasi rawan longsor.

“Memang bahaya itu (lokasi pertambangan). Dulu sudah diperingatkan sampai pernah ditutup tapi masyarakat masih datang lagi,” kata Ahri mengutip dari Pro 3 RRI,  Rabu (10/7/2024).

Ahril mengatakan lokasi pertambangan tersebut telah beberapa kali mengalami longsor. Namun selama ini tidak pernah memakan korban jiwa.

“Baru kali ini saja (ada korban jiwa). Karena longsornya di lokasi camp penambang,” ujarnya.

Aktivitas pertambangan rakyat di Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, menurut Ahril, sudah ada sejak tahun 1980an. Sampai saat ini camp penambang sudah seperti permukiman penduduk.

BACA JUGA: Korban Longsor Tambang Emas Gorontalo Bertambah, Evakuasi Terkendala Cuaca

“Mereka sudah beranak pinak disana. Bahkan ada pendatang juga dari Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, bahkan dari Jawa,” katanya.

Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Suwawa Timur Kabupaten Bone Bolango mengalami longsor pada Minggu (7/7/2024) pagi. Kejadian tersebut mengakibatkan 23 orang meninggal dunia.

Sementara sebanyak 71 korban selamat. Dan 35 orang masih dalam pencarian.

 

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun